Disdik Riau Cairkan Dana BOSDA Rp.152,6 Miliar Rupiah
BUALBUAL.com - Sebesar Rp 125,6 Miliar, Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau telah mencairkan dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) semester pertama Januari sampai dengan Juni 2020.
Hal itu disampaikan Plt Kepala Disdik Riau Kaharuddin kemarin di Pekanbaru. "BOSDA itu untuk SMA/SMK dan SLB Negeri se Provinsi Riau," jelas Kaharuddin.
Kaharuddin menyebut, dana BOSDA tersebut diperuntukan bagi 438 sekolah, dengan rincian SMA Negeri 298 sekolah, SMK Negeri 123 sekolah dan SLB 17 sekolah, dengan jumlah siswa sebanyak 190.855 orang.
Dengan disalurkan dana BOSDA semester pertama ini untuk sekolah negeri, Disdik berharap agar dana BOSDA dapat dipergunakan sesuai dengan peruntukannya salah satunya untuk PPDB.
Selain itu, Kaharuddin mengimbau agar sekolah jangan telat membuat laporan pertanggung jawaban pengunaan dana BOSDA.
"Saya tegaskan lagi, bagi sekolah negeri yang sudah menerima dana BOSDA agar dipergunakan sesuai peruntukannya, sesuai alokasi dan membuat laporan pertanggung jawaban dana BOSDA jangan sampai terlambat. Gunakan sebaiknya baiknya. Jangan sampai disalahgunakan," pungkasnya.

Berita Lainnya
Kelulusan Siswa SMK Diumumkan 2 Mei , Dilakukan Secara Online dan Malam Hari
Tim KKN Relawan Universitas Riau Gelar Kegiatan Lawan Covid-19 di Desa Pengalihan
Berminat? Masuk Unilak Bebas Biaya Pendaftaran dan Tanpa Tes
Kelulusan Siswa SMP di Inhil Akan Diumumkan Sore Hari Ini Secara Daring
Tim KKN Relawan UR Berikan Inovasi Dispenser Hand Sanitizer di Desa Sencalang
Kukerta di Inhil, Mahasiswa UNRI Ciptakan Hand Sanitizer Tanpa Bahan Alkohol
Cegah Covid 19, SMAN 15 Pekanbaru Bersama Kelas Kominfo Bagi Bagi Masker
Kelulusan Siswa SMP di Inhil Akan Diumumkan Sore Hari Ini Secara Daring
Kelulusan Siswa SMK Diumumkan 2 Mei , Dilakukan Secara Online dan Malam Hari
Minat! PCR Buka Pendaftaran Beasiswa Bidikmisi Pemprov Riau untuk Mahasiswa Baru 2020
Cegah Covid-19 di Kelurahan Tembilahan Hulu, Mahasiswa KKN UR Lakukan Penyemprotan Disinfektan dan Bagikan Masker
Proses Belajar Mengajar di Inhil Masih Menggunakan Metode Daring dan Luring