Kartu Pra Kerja
Sedih! Tangisan Emak-emak di Inhil, Tak Bisa Daftar Kartu Pra Kerja "Suami Saya Meninggal, Saya Memiliki 4 Orang Anak"
BUALBUAL.com - Kartu Pra Kerja merupakan salah satu program pemerintah guna mendorong perekonomian. Untuk mendapatkan kartu tersebut, seseorang harus mendaftarkan diri terlebih dahulu di laman prakerja.go.id.
Untuk mendongkrak perekonomian yang tengah terkena imbas dari pandemi virus corona. Pemilik kartu juga diwajibkan untuk mengikuti pelatihan yang disediakan secara tatap muka maupun online.
Dengan memiliki kartu Pra Kerja, akan mendapatkan manfaat sebesar Rp 3.550.000 yang terdiri dari bantuan pelatihan sebesar Rp 1.000.000, insentif penuntasan pelatihan Rp 600.000 per bulan selama empat bulan, dan insentif survei kebekerjaan Rp 150.000.
Lewat Program Pemerintah ini membuat ratusan masyarakat keluhkan sistem online dalam pendaftaran pra kerja di Dinas ketenagakerjaan (disnakertrans) kabupaten Indragiri hilir (INHIL), Tembilahan, Kamis, (09/04/20).
Pelaksanaan bantuan Kartu Prakerja 2020 merupakan implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2020 tentang Re-focusing Kegiatan, Realokasi Anggaran, serta Pengadaan Barang dan Jasa untuk Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).
Namun kurangnya informasi oleh pemerintah kabupaten Indragiri Hilir terhadap masyarakat, sehingga banyak masyarakat yang tidak mampu tertinggal dalam pendaftaran pra kerja tersebut.
"Salah satu Warga Tembilahan Buk Lisa Wati dengan berderai air mata mencerita kepada awak media, Saya kesini ingin mendaftar pra kerja, tetapi sekarang katanya sudah tidak buka lagi dan harus memakai sistem online",ujarnya.
Program bantuan kartu pra kerja dengan menggunakan sistem online membuat masyarakat kebingungan.
"Saya mana punya hp android, mainkan hp android aja tidak paham jadi bagai mana cara kami mendaftar", sebut ibu itu mengusapkan air matanya.
Lisa Wati juga menyebutkan Lambatnya pemerintah untuk mengumumkan tentang adanya pendaftaran bantuan kartu pra kerja membuat kecewa.
"Saya aja baru tau hari ini kalau ada pendaftaran bantuan kartu pra kerja, saya sangat kecewa karna lambatnya informasi pemerintah, membuat kami harus mendaftar secara online sedangkan kami tidak tau bagai mana cara bermain internet", tambahnya
Bantuan pemerintah pusat sekarang sangatlah di butuhkan untuk masyarakat yang dengan kondisi alam yang seperti ini.
"Saya sangat berharap mendapatkan bantuan ini karena suami saya sudah meninggal, dan saya memiliki 4 anak yang harus di nafkahi", tutup Lisa wati.

Berita Lainnya
Berhembus Kencang Isu Lesti Kejora Hamil Duluan, Sang Ayah Ogah Komentar
Malam Puncak HUT Riau, Lagu Ciptaan Syarifah Aida "Putri Kaca Mayang" Diperkenalkan
Born Startraining Centre Indonesia-Korea Lepas Siswa ke Korea, Wujudkan Mimpi Tembus Industri Hiburan Internasional
Gubernur Kepri Divonis 4 Tahun Penjara 'Hak Politik Dicabut'
Mengangkat Kisah Perjuangan Perempuan, Reza Rahadian Menyiapkan Debut Film Panjang Pertama
Viral! Denny Cagur Jadikan Mobil Rolls-Royce Raffi Ahmad Tempat Jemur Kasur dan Kerupuk
Penyanyi 'Glenn Fredly' Meninggal Dunia
Berhembus Kencang Isu Lesti Kejora Hamil Duluan, Sang Ayah Ogah Komentar
Pulang Kampung Untuk Penjiwaan lagu Orang Laut
Maia Estianty: Al Ghazali Segera Nikah dengan Jodoh Pilihan Allah
Catatan Hening Wicara dalam Wisata Puisi Korea: Menyusuri Tanah Pagi yang Tenang Bersama PERRUAS
Hari Puisi Indonesia: Edi Ahmad RM dan Penyair Ternama Tampil di Dumai