PT THIP Salurkan 500 Paket Sembako dan 200 Baju APD Serta 3000 Sarung Tangan Ke Tim Gugus Tugas Covid-19 Inhil
BUALBUAL.com - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak wabah covid-19, PT TH Indo Plantation (THIP) Kecamatan Pelangiran kabupaten Indragiri Hilir berikan salurkan bantuan paket sesembako dan alat APD antara Lain.
PT. THIP Berikan Bantuan 500 Paket Sembako dan 200 Baju APD serta 3000 Sarung Tanggan ke Tim Gugus Tugas Covid 19 Inhil.
PT THIP Salurkan bantun paket sembako dan APD Kepada Tim Gugus Tugas Penanganan dan Penanggulangan Covid 19 Indragiri Hilir (Inhil) Bantuan ini diserahkan oleh Ketua Syahri Abdullah (Senior Manager SSL) PT THIP di Posko Siaga dan Penanganan Darurat Bencana Covid-19 yang terletak di Markas BPBD Inhil, Jalan Swarna Bumi Tembilahan.
Kepada awak media Wakil Bupati mengatakan, ratusan paket sembako dan APD tersebut akan diserahkan kepada masyarakat serta kepada para tenaga medis di kabupaten Inhil
"Seluruhnya bantuan akan diserahkan kepada masyarakat yang tersebar di dua puluh kecamatan," Ujar Wabup Inhil.

Berita Lainnya
Andika Sakai, CSR Itu Kewajiban Perusahaan Bukan Kebaikan Perusahaan
Hari Ini Puluhan Terpidana dari Pekanbaru Dipindahkan ke Lapas Kelas IIA Tembilahan
Komitmen Perusahaan Ramah Lingkungan, Sambu Group Ciptakan Sistem Pengelolaan Bebas Limbah di Lingkungan Sosial
Upaya Percepatan Penurunan Stunting, Pj Bupati Inhil DP2KBP3A Inhil dan Stakeholder Lainnya Teken Komitmen Bersama
Kapolda Riau Lestarikan Kabupaten Inhu dengan kegiatan Tanam Pohon
Perkuat Konsilidasi, IPSS Riau Silaturahmi dengan IPSS Kota Dumai
Begini Penjelasan Datuk Seri Syahril Abubakar, Terkait Beredar Surat Pemberitahuan Demo dari BPU LAM Riau
Tak Kunjung Diperbaiki, Anggota Polsek Tapung Hulu Dibantu Warga Timbun Jalan Yang Rusak Parah
Beruang yang Masuk Permukiman Warga Kampar Dilepasliarkan
Junaidy Ismail: Protokol Kesehatan Bisa Belajar dari Kampung-kampung di Indragiri Hilir
Resmikan Isoter Wisma Kemala, Kapolda Riau Serahkan 30 Oksigen Konsentrator Bantuan Kapolri
Jelang Menteri Luhut Binsar Pandjaitan ke Inhil, Merusak atau Menyelamatkan Ekosistem Mangrove?