Camat Akui Masih Ada Sebagian Perusahaan di Bonai Darussalam 'Pejamkan Mata' Tak Bantu Warga Terdampak Covid-19
BUALBUAL.com - Plt Camat Bonai Darussalam Setyono meminta kepada pihak pihak perusahaan perkebunan yang beroperasi diwilayah Kec. Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) agar menggelontorkan dana tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19.
“Kami meminta kepada perusahaan untuk ikut berpartisipasi dan berkontribusi membantu masyarakat Bonai yang benar-benar terdampak dan sangat membutuhkan selama Covid-19 ini,” katanya Setyono kepada wartawan, Sabtu (23/5/2020)
Meski demikian, diakui Setyono, sebagian perusahaan yang beroperasi diwilayah Kecamatan Bonai Darussalam juga sudah ada ikut berpartisipasi dalam pencegahan Covid-19 dan memberikan bantuan sembako bagi warga terdampak Covid-19.
" Beberapa perusahaan masih ada yang "memejamkan mata" nampaknya seperti PT GSI, PT SAM dan PT RAKA. Sedangkan perusahaan yang sudah berikan bantuan seperti PT Bina Daya Bentala (PT BDB), PT Andika, PT Graha dibawah Group pak DH termasuk PT Parna yang di Desa Pauh itu sudah berikan bantuan," terangnya
“Kami butuh kebersamaan dengan Perusahaan untuk membantu masyarakat, butuh kepedulian dan butuh empati antara satu dengan yang lain, khususnya untuk warga terdampak Pandemi Covid-19," harap Setyono.
Sementara PT GSI yang merupakan anak Perusahaan First Resources (Surya Dumai Group) saat dikonfirmasi melalui Humas Regional wilayah Rohul Jumiadi Putra SE, Jum'at (22/5/2020), mengatakan untuk bantuan masyarakat yang disekitar PT GSI, diakuinya sudah diajukan di Kantor Pekanbaru untuk bantuan sembako warga. Namun kebijakan kantor Pekanbaru bantuan diserahkan untuk kepada Provinsi dan Kabupaten.
"Kemarin rencana saya yang diluar itu saya coba usulkan ke Kantor Pekanbaru untuk warga yang minta sembako, waktu kita ajukan, kata orang di Kantor Pekanbaru sudah dibantu melalui Provinsi dan Kabupaten, jadi kita tidak lagi ke masyarakat-masyarakat, bantuan itu dikumpulkan semua, lalu kita serahkan ke Tim Gugus Tugas Kabupaten," terang Jumiadi Putra
Dijelaskan Jumiadi, pihaknya sudah menyerahkan bantuan berupa masker N95 kepada Tim Gugus Tugas Kabupaten melalui Diskes Rohul.
"Saya ikut menyerahkan bantuan itu ke Diskes Rohul, waktu itu tidak ada bantuan sembako, tapi APD dan Masker N95, karena waktu itu kasusnya memang sedang merebak, yang dibutuhkan saat itu APD dan Masker, bantuan kami senilai 30 juta, jadi kami berikan bantuan ke Kabupaten, kalau untuk desa-desa belum ada lagi," pungkasnya.

Berita Lainnya
Walikota Tanjungpinang Perbaiki Jembatan Penghubung RW 9 dan RW 12 Kelurahan Batu IX
Komitmen Turunkan Emisi Karbon, Pemprov Riau Gelar Rakor Forum Riau Hijau
Ketua TP PKK Kabupaten Pelalawan Serahkan Hadiah Kepada Anak-anak Pemenang Lomba HUT RI Ke-76 Di Desa Sido Mukti
Pemkab Inhil Terima Kunjungan Direktur PT Pulau Laut Line Terkait Pemanfaatan Pelabuhan Indragiri Tembilahan
Logistik Tahap Pertama KPU Lampung Utara Dikawal Ketat Bawaslu, TNI dan Polri
PSBB Yang Ketat Solusi Paling Tepat Pemutus Rantai Covid-19
Bupati: Inhil Belum Usulkan Pemberlakuan PSBB
Gubernur Ansar Terima Hasil LHP dari BPK Kepri
Herman Enggan Lantik Ery Putra Jadi Pj Sekda Inhil, Pj Gubri Turun Tangan
Hari ini Nihil Kasus Positif Covid-19, 10 Pasien Dinyatakan Sembuh
Inilah Tiga Jenis Sapi Kurban Presiden Joko Widodo dari Peternak Pekanbaru
DPRD Riau Warning Praktik Monopoli dalam Program Makan Bergizi Gratis