Analisa Politik Pilkada Rohil: PAN dan PDIP Usung 'Sudin', Kuda Hitam Jadi Ancaman
BUALBUAL.com - Meskipun Pilkada Serentak berlangsung 9 Desember 2020, perpolitikan di Rohil mulai memanas. PAN yang kemungkinan berkoalisi dengan PDIP akan mengusung incumbent Suyatno-Jamiludin (Sudin).
Sementara Demokrat dan Golkar akan mengusung H. Asri Auzar dan Fuad. Sementara poros ketiga diperkirakan antara Rusli Efendy atau Syarifudin Iput yang akan didukung Gerindra, PKS dan PPP.
Jika hal tersebut jadi kenyataan, pasangan Sudin yang kedua-duanya adalah kader PDIP akan menghadapi persoalan secara elektoral. Sebab disamping selama kepemimpinannya 5 tahun tak memberikan dampak pembangunan yang membaik di Rohil. Berbagai pihak menilai partai tersebut egois karena memasangkan sesama kader untuk bupati dan wakil bupati. Sehingga dukungan PAN pun diperkirakan tidak akan bulat, sehingga pasangan ini akan terancam kalah.
Tak pelak lagi, poros kedua dan ketiga akan menjadi ancaman pasangan petahana yang disingkat Sudin ini.

Berita Lainnya
Cagubri Bermarwah Olahraga Jalan Pagi Sebelum MCU, Beri Apresiasi Pelayanan Tenaga Medis RSUD
Konferensi Pers Alfedri-Husni: Ucapkan Selamat atas Kemenangan Afni-Syamsurizal di Pilkada Siak
Survei Pilgubri 2029: Elektabilitas SF Hariyanto Melejit ke 40,77 Persen, Naik Nyaris 23 Poin dalam Dua Tahun
Disambut Iringan Kompang Ribuan Masyarakat Hadiri Halal Bi Halal Syamsurizal di Kabupaten Kepulauan Meranti
Maju Bersama Demokrat untuk DPRD Riau, Eddy RM: Jika Terpilih Perjuangan Rumbai Mekar Tetap yang Utama
Visi Tegak Lurus!!! Yulisman Siap Kibarkan Kembali Golkar Riau di Bumi Lancang Kuning
Bawaslu Inhil Sebut Baliho Herman Tidak Melanggar Aturan
Maju Pilkada 2020, Enam Anggota DPRD Riau Siap-siap Di-PAW
Begini Respon Pj Bupati Herman Maju atau Tidak di Pilkada Inhil Mendatang
KDI Launcing Tiga Kartu 'Mewah' kan Masyarakat Bengkalis
Pilkada Inhil, Fajar: Satu Suara Penentu Masa Depan
Ketua DPD I Golkar Perjuangankan Kepentingan Masyarakat Pada Rakernas