Mimi Yuliani Nazir: Berikut Ini Sebaran 21 Kasus Baru PDP di Provinsi Riau
BUALBUAL.com - Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir mengatakan bahwa 21 kasus baru Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tersebar di beberapa kabupaten/kota yang ada di Provinsi Riau.
"Dari Kampar sebanyak 7 orang, Indragiri Hilir 5 orang, Pekanbaru 4 orang, Dumai 3 orang dan Bengkalis 2 orang," kata Mimi saat Press Conference di Gedung Daerah, Rabu (10/06/2020)
Ia menambahkan, berdasarkan golongan usia atau umur untuk penambahan 21 kasus baru PDP tersebut yang terbanyak terdapat pada usia diantara 40 sampai 60 tahun yaitu sebanyak 10 orang 47,6 persen dari total tambahan PDP.
Lanjutnya, kemudian yang kedua yaitu golongan usia 18 sampai 40 tahun sebanyak 6 orang dengan persentase 28,6 persen dan diikuti dengan usia diatas 60 tahun sebanyak 4 orang dengan persentase 19 persen.
"Dari 21 kasus Baru tersebut juga ada seorang balita dengan usia dari 0-5 tahun yaitu dengan persentase 4,8 persen," kata Mimi
Jelasnya penambahan kasus baru PDP berdasarkan jenis kelamin lebih banyak banyak laki-laki yaitu 12 orang 57,1 persen dan perempuan 9 orang dengan persentase 42,9 persen.

Berita Lainnya
Kadiskes Riau Minta Warga Kontak dengan Klaster Covid-19 Santri Magetan Periksakan Diri
Gugus Tugas Covid-19 Riau Lakukan Asistensi ke Gugus Tugas Covid-19 Pekanbaru
Suhardiman: Pacu Jalur yang Mendunia Harus Berdampak pada Ekonomi Masyarakat
Sebanyak 1.764 ODP Warga Kabupaten Rohul Sudah Selesai Pemantauan
Musim Utara, Warga Kampung Baru Senayang keluhkan Air Bersih Tidak Kunjung Jalan
Dishub Pekanbaru Gelar Swab Massal, Satu Pegawai Kontak dengan Pasien Positif Corona
Bupati Rohul Minta OPD Jalin Koordinasi Turunkan Angka Prevalensi Stunting
Ketua Gercin Minta Pemko Tanjungpinang Perhatikan Nutrisi Masyarakat
Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-17 Tingkat Desa Muara Basung, Berlangsung Semarak
DPMD: 6 Daerah di Riau Masih Ada Desa Tertinggal, Inhil Paling Banyak
Bupati HM Wardan: Pembangunan Desa Harus Penuhi 3 Indikator IDM
Goro Bersama, Atasi Persolan Sampah di Mandau