Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Jalan Jerambah Beton Desa Igal Ambruk, Pedagang Es Cream Jadi Korban, Warga Minta Bupati Inhil Segera Perbaiki Kami
BUALBUAL.com - Sejumlah ruas jalan kabupaten di wilayah Kecamatan Mandah, Desa Igal rusak parah.
Selain banyak ruas jalan yang berlubang, ada juga badan jalan jerambah beton yang nyaris amblas. Kondisi ini jika terus di biarkan bisa membahayakan para pengguna jalan.
Seperti terjadi pada salah satu pedagang es cream yang berjualan keliling mengunakan sepeda motor, pernah jatuh, Selasa (29/6/2020).
Sepeda Motor Pedang Es Cream yang jatuh akibat amblasnya jalan (Poto Istinewa)
Jatuhnya pedagang tersebut karena kondisi jalan semenisasi yang ambruk dimakan usia. Beruntunglah kondisi pedagang terebut tidak mengalami luka yang serius. Ini bukan korban yang pertama sudah banyak warga kecekalaan di jalan ini.
Padahal jalan akses antar desa menuju ibu kota kacamatan Ini, juga digunakan para pelajar menuju tempat menimba ilmu pengetahuan.
Akses jalan ini merupakan penghubung desa dengan Kecamatan. Kerusakan jalan tersebut, tak hanya mengganggu kenyamanan dan aktivitas masyarakat setempat saja, melainkan juga membahayakan keselamatan para pengendara.
“Untuk menghindari bahaya tersebut, kami masyarakat desa Igal minta Bapak Bupati Inhil, khususnya dinas terkait segera memperbaiki jalan yang rusak parah ini, sebelum jatuh korban,” sebut Bambang (32) warga Igal. Kamis (02/07/2020).
Kondisi Jalan Jerambah Beton Seberang Pasar Igal Kecamatan Mandah (Poto Istimewa)
Ia menyebutkan, ada banyak lubang ruas jalan jerambah beton seberang Pasar Igal menuju ke ibu kota KecamatanMandah, kondisinya sangat memperhatinkan (rusak parah).
Tak jarang, kata dia, pengendara sepeda motor terjatuh di jalan berlubang hingga terluka.
Jika tidak segera diperbaiki, bukan mustahil bisa menelan korban jiwa.
Saat dikonfrimasi ke pihak desa terkait jalan tersebut, Heri (Staff Desa) menjelaskan kalau status jalan tersebut adalah jalan yang dibangun mengunakan dana bankeu provinsi namun pihak desa juga tidak tahu pasti status jalan tersebut.

Motor Pedagang Es Cream Keliling yang Jatuh (Poto Istimewa)
Heri mengakui kondisi jalan jerambah beton tersebut kondisinya memang memperhatinkan.
"Jika kami membangun terlepas dari status jalan tersebut provinsi atau kabupaten yang punya, Jika mengunakan dana desa sangat tidak mungkin, Dikarenakan jalan tersebut cukup panjang dan mengunakan dana yang tidak sedikit,"tutupnya.

Berita Lainnya
Pedagang Pasar Inhil Melawan! Tolak Relokasi Tanpa Kejelasan, APPSI Angkat Suara
Musibah Tanah Longsor di Desa Sungai Bela, 8 Rumah Warga Alami Rusak Berat
Ambulans Tabrak Truk Trailer di Tol Permai, Tiga Penumpang Tewas di Tempat
Terkait Proyek Jalan Tanjung Bungsu Lingga yang Beraktivitas Kembali Menjadi Pertanyaan
Warga Panca Jaya Mesuji Keluhkan Akses Jalan yang Berlubang
Kebakaran Rumah Warga di Desa Batu Nangkop Menelan Seorang Korban Jiwa
Tidak Terima Diberitakan, Oknum RT 002 Kelurahan Tanjung Unggat Ancam Lapor Polisi
Wahyudi Jadi Korban PHK PT JJP Setelah Temukan Pupuk dan Melaporkannya
Kabar Duka Datang dari Desa Sanglar, Kantor Desa Ludes Terbakar
Hilang Selama 3 Hari, Seorang Balita di Batam Berhasil Ditemukan Buruh Bangunan
Banjir, Warga 3 Perumahan Takut Diterkam Buaya
PT SAGM Akui Tidak Memiliki Kanal Gajah untuk Pembuangan Limpahan Air