Harapan Gubri Syamsuar Tentang Melayu dan Islam
BUALBUAL.com - Gubernur Riau Syamsuar berbicara soal konsep kemelayuan yang identik dengan islam. Kata dia, pada awal mencalonkan diri sebagai gubernur, dirinya punya niat untuk melahirnya hafiz dari setiap kabupaten/kota di Riau.
"Ketika saya mencalonkan menjadi kepala daerah saya berniat akan melahirkan hafiz dari semua kabupaten kota inilah negeri kita Negeri Melayu, Melayu identik dengan Islam," ungkapnya.
Dia mengungkapkan, wujud keislaman sudah selayaknya terlihat dan menjadi indentitas di tanah Melayu Riau, dengan konsep yang jelas, artinya bukan hanya sebatas dikenal Melayu identik dengan Islam semata.
Pada saat pelepasan Mahasiswa Institut Agama Islam Tazkia Bogor Utusan Provinsi Riau 2020, Rabu kemarin, Gubri juga menyampaikan harapan besarnya terhadap para mahasiswa Riau yang akan belajar agama di perantauan.
Syamsuar menuturkan, di perguruan tinggi ini, mahasiswa juga belajar tentang tafsir, hafiz, dan segala hal yang berkaitan dengan syariah Islam. Seperti hukun dan ekonomi syariah.
"Jadi tidak hanya belajar hafiz. Kalau belajar hafiz di sini bisa. Tapi juga nanti belajar tahsin, anak-anak Riau juga bisa jadi mufassirin dan ahli-ahli ekonomi syariah," ungkapnya.

Berita Lainnya
Gubernur Kepri Pimpin Ratas Bahas RDTR Pulau Dompak
Serahkan STB ke Warga Kampung Bulang, Gubernur Ansar Launching ASO Tahap I
Membanggakan, Ketua TP PKK Rohul Terima Penghargaan Manggala Karya Kencana dari BKKBN
Pesan Bupati Kasmarni Untuk Pemuda Sakai: Gali Terus Sejarah Hidup Para Leluhur
Benahi Wajah Kota, Camat Kuantan Tengah Turun Tangan Bersihkan Pasar Modern
Inflasi 6,34% Tertinggi Nasional, Data BPS dan TPID Inhil Berbeda, Siapa yang Benar?
Gubernur dan Wagub Kepri Ikuti Detik-detik Proklamasi dari Istana Negara
Langkah Serentak Kemenag Pekanbaru: Dari Pakaian Melayu hingga Doa Bersama untuk Kota Bertuah
Persiapan Matang: Gladi Bersih Pelantikan Anggota DPRD Indragiri Hilir Periode 2024-2029
Gubernur Ansar Akan Pimpin Majelis Pengurus Orwil ICMI Kepri 2022-2027
Kades Gunung Kesiangan Kuansing Larang Aktivitas PETI di Desa Karena Buat Resahkan Warganya
Kepala Kejaksaan Inhu Membuat suatu terobosan Peningkatan Pelayanan