Imigrasi Tembilahan Masih Prioritaskan Operasi Pengawasan Terhadap TKA
BUALBUAL.com - Kepala Kantor Imigrasi Klas II TPI Tembilahan, Najaruddin menyebutkan operasi pengawasan Tenaga Kerja Asing (TKA) menjadi prioritas program tahun 2021.
"Operasi pengawasan tenaga kerja asing masih menjadi program prioritas Kantor Imigrasi Tembilahan," sebut Najaruddin, Jumat (22/1/2021).
Kegiatan itu direncanakan oleh Imigrasi Klas II TPI Tembilahan dengan membentuk operasi gabungan dalam Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora).
"Operasi itu gabungan antar instansi yang tergabung dalam Timpora diantaranya Kesbangpol, Disnaker, Polres Inhil, Kejaksaan, Disdukpencapil, dan lainnya," kata Najaruddin.
Selain itu Ia juga mengatakan rencana kegiatan operasi gabungan (opsgab) tahun 2021 akan dilakukan lebih dari 1 kali.
"Sebanyak 3 kali kegiatan," jelasnya.
Akan tetapi Najaruddin tidak mau terlalu jauh membuka informasi mengenai waktu pelaksanaan Opsgab Timpora akan dilakukan.
Untuk diketahui pada pertengahan tahun 2020 lalu, Kantor Imigrasi Tembilahan mengamankan seorang Warga Negara Asing (WNA) dugaan Tindak Pidana Keimigrasian yang dilakukan oleh Karimullah alias Abdul Karim.

Berita Lainnya
DPRD Riau Serius Bahas Budaya Melayu, Sumardany: Ini Soal Warisan dan Peradaban
Kontribusi untuk Ekang Maju, Program Inovatif KKN Kolaborasi Internasional Disambut Pemkab Bintan
Menko Perekonomian Sampaikan Lesson Learned Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi
One Day One Prison's Product se-Kanwil Kemenkumham Kepri
Polresta Pekanbaru Siap Kawal Kendaraan Pengangkut Sembako
Dandrem 033 Wira Pratama Gelar Bukber bersama Insan Pers di Kota Tanjungpinang
Anggota DPRD Inhil Periode 2024 - 2029 Resmi Dilantik, Iwan Taruna Jadi Ketua Sementara
Pemprov Riau Apresiasi Polda, Tapi Titip PR Besar: Karhutla hingga Narkoba Harus Dituntaskan!
Dari Tunggakan Listrik hingga Ancaman Pembongkaran, Nasib Mess Pelalawan di Jakarta Kian Memprihatinkan
Optimalisasi Pendapatan Daerah, Sekda Inhil: H Afrizal Sesuaikan NJOP
Puluhan Siswa di Inhil Menulis Surat untuk Bupati Wardan
Ngah Eet Tegaskan Tolak Pansus: Kita Butuh Solusi, Bukan Drama Politik