Rokok Ilegal Merek HD Beredar Bebas di Swalayan di Kota Tanjungpinang
BUALBUAL.com - Setalah gempar rokok ilegal yang terus digalakkan Bea Cukai untuk mengungkap rokok ilegal di dua tempat atas produksi rokok tanpa izin dan penyelundupan rokok dengan pita cukai palsu dalam paket kiriman.
Namun di Kota Tanjungpinang Kepri banyak peredaran rokok ilegal dan pita cukai palsu alias Aspal. Mandulnya bea dan cukai Tanjungpinang, Kepri membuat rokok ilegal atau pita cukai palsu leluasa masuk ke salah satu swalayan Tanjungpinang yakni swalayan Sumber Rezeki dengan nama PT. Sumber Rezeki Laguna.
Dari hasil investigasi media ini rokok pita diduga cukai palsu rokok bermerek HD dijual secara bebas di swalayan “Sumber Rezeki”, Selasa (19/10/2021).
Dari hasil scan melalui alat harga tersebut, rokok HD dijual Rp 12.800 di swalayan tersebut. Kemudian media ini mencoba membandingkan membeli rokok HD tanpa cukai di salah satu kedai kelontong dijual dengan Rp 10.000.
Rokok tanpa cukai dan diduga pita cukai palsu itu di produksi oleh satu perusahaan yang sama yakni PT. Adhi Mukti Persada.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian kota Tanjungpinang, Atmadinata, belum bisa di konfirmasi saat di minta keterangan terkait maraknya, rokok diduga pita cukai palsu yang dijual belikan di swalayan ini.

Berita Lainnya
3 Rumah Warga di Tembilahan Rusak Diterjang Angin Puting Beliung
Aneh, Temuan Kokain di Gedung Putih AS, Ini Penjelasan Secret Service Soal Sidik Jari dan Sampel DNA
Insiden di Festival Perahu Baganduang, Petugas Dishub Kuansing Cedera Kena Semburan Radiator
Bupati Inhu Beri Bantuan pada Warga Korban Kebakaran
Berawal dari Latihan Perang, Ini Kronologi Tenggelamnya Kapal Nanggala-402
Razia Gabungan Satops Patnal Kanwil Kemenkumham Kepri di Lapas Tanjungpinang
Operasi SAR Resmi Ditutup, Korban Penumpang Kapal Tenggelam di Selat Melaka Sudah Berhasil Ditemukan
Modus Tawarkan Tumpangan, Komplotan Begal di Pekanbaru Gasak iPhone Korban
Petasan Meletus di Tangan, Wabup Kaur Bengkulu Lalui Operasi Tulang
Terkait Aset SDN 06 Kota Alam, Disdikbud Lampura Serahkan Tim Investigasi dari Dikdas
Ada Dugaan Dana Publikasi di Pemko Tanjungpinang Dinikmati Perusahaan Pers yang Belum Terverifikasi
Berpakaian Serba Serbi Hitam, Ratusan Massa Gelar Unjuk Rasa di Kantor Gubernur Riau