Lamidi Hadiri Rakor Percepatan Transformasi Pelayanan Publik Bersama Kementerian PANRB
BUALBUAL.com - Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau Ir. Lamidi, menghadiri langsung Rapat Koordinasi Percepatan Transformasi Pelayanan Publik Pemerintah Daerah yang diselenggarakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).
Kepri didorong untuk segera melakukan transformasi pelayanan publik dengan memantapkan pelayanan publik berbasis digital (online) dan keterlibatan masyarakat.
"Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terus melakukan peningkatan pelayanan publik kepada masyarakat. Namun, kondisi geografis Kepri yang terpisah oleh pulau-pulau, menjadikan Pemprov Kepri belum bisa secara optimal melakukan transformasi pelayanan publik secara digital yang menjangkau seluruh pemerintah kabupaten," jelas Lamidi, Kamis (2/12) di Hotel Marriot, Batam.
Lamidi memahami, salah satu wujud dari transformasi birokrasi pelayanan publik adalah dengan merealisasikan Mal Pelayanan Publik (MPP). MPP diharapkan bisa menjadi pertemuan antara upaya pemerintah dan harapan masyarakat akan hadirnya pelayanan publik yang cepat, tepat, mudah dan terintegrasi.
Terkait mewujudkan MPP, Lamidi mengakui baru terealisasi di Kota Batam. Hal ini karena Kota Batam banyak hadir mal-mal besar. Dan saat ini sedang dalam persiapan realisasi MPP di salah satu Mal di Tanjungpinang. Sementara Kabupaten/Kota lainnya belum bisa diadakan MPP karena tidak mempunyai mal.
"Kendati demikian, kami terus melakukan koordinasi dengan Bupati/Walikota terkait rencana realisasi MPP ini," ungkap Lamidi.
Sementara Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasu Birokrasi (PANRB) Diah Natalisa menyebutkan transformasi organisasi birokrasi menuntut adanya kolaborasi dan sinergi yang dibangun, baik secara horizontal dan vertikal pada setiap instansi pemerintah.
Hal lainnya, yakni mengubah cara kerja, kultur, dan cara berpikir (mindset) sehingga nantinya organisasi birokasi dapat semakin adaptif, agile, dan fluid dalam memberikan pelayanan prima. Dengan karakter seperti good governance, fokus pada pelayanan, keterlibatan masyarakat dalam pemerintahan, inovatif, responsif dan berorientasi pada hasil.
"Salah satu cara untuk melaksanakannya yakni dengan mewujudkan Mal Pelayanan Publik (MPP). Dan MPP merupakan sebuah konsep one stop service area, kolaborasi banyak pihak dalam satu gedung. Tidak mesti harus berada dalam sebuah mal. Ada tempat yang luas dan bisa merealisasikan konsep mal yang terintegrasi dan bisa mendorong kolaborasi antara pemerintah dan stake holder lainnya. Goverment to goverment, goverment to bisnis, dan govermen to citizen," tutupnya. ***

Berita Lainnya
Gubri Ajak Petinggi Adat Melayu se-Riau Gerakan Perekonomian Riau
PC Muslimat NU Kabupaten Inhil Kembali Bantu Pemerintah Dalam Aksi Sosial Kemanusiaan
Pemprov Riau Kucurkan Rp54 Milyar untuk Bantuan Rumah Layak Huni, Berikut Besaran Masing-masing Daerah yang Dapat
Pemkab Way Kanan Gelar Paripurna Pengesahan 3 Raperda, Ini Isinya
Bupati HM Wardan Usulkan 6 Poin kepada Wamen Pertanian RI
Dinyatakan Sembuh, 66 PDP di Riau Sudah Dipulangkan
Detak Nadi Jasa Pahlawan, Terasa Saat Upacara Dirgahayu Kemerdekaan RI ke 77 Di Duri
Bupati Way Kanan bersama Dandim 0427/WK Salurkan BTPKLWN
TMMD 108, Sebanyak 50 Anak Ikuti Sunat Massal
Tanam Pohon di Pekarangan Rumah Dinas, Gubernur Syamsuar: Nantinya Bisa Menjadi Agrowisata
Gubernur Ansar Lantik Hakim STQH Kepri
Camat Mandau, Silaturahmi Sekaligus Penyerahan Honorium, Ibu-ibu TP-PKK dan Kader Posyandu Kelurahan se-Kecamatan