Turun ke Pekanbaru, Tim Kemen PAN-RB Kaji Standarisasi Layanan MPP
BUALBUAL.com - Guna merumuskan standar pelayanan MPP, Tim Analisis Kebijakan Kementrian PAN RB meninjau Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru, Kamis (26/1/2023).
Ayu Isti selaku Analisis Kebijakan Ahli Pratama Kemen PAN-RB menjelaskan ini adalah kunjungan lanjutan yang dilakukan oleh tim dari Kemen PAN-RB ke MPP Pekanbaru untuk melihat bagaimana pelaksanaan peningkatan operasional MPP yang didukung teknologi.
"Kalau MPP Pekanbaru sudah jelas punya komitmen, tidak menyediakan secara fisik tapi dukungan teknologinya juga sudah mumpuni. Kita dalami lagi," ujar Ayu, Kamis (26/1/2023).
Nantinya dikatakan Ayu, pihak Kementerian PAN RB akan membuat standar minimal pelayanan yang harus dimiliki oleh MPP atau standarisasi layanan. Sebab saat ini masing-masing pelayanan MPP ditiap daerah sangat beragam dan memiliki keunikan.
"Secara nasional kita coba lakukan penyamaan standar, jadi tiap daerah yang punya MPP memiliki standar yang sama. Kita akan buat pedoman panduan tingkat nasional yang bisa jadi pedoman tingkat daerah. Karena selama ini yang menjadi pedoman hanya mencontoh MPP daerah lain. Panduan ini juga dibuat secara umum baik fisik maupun teknologi seperti apa," cakapnya.
Harapan Kemen PAN-RB, minimal masyarakat yang menerima layanan punya satu kepastian yang sama antara MPP satu dengan MPP lainnya .
Untuk pemanfaatan teknologi, Ayu mencontohkan penggunaan fitur-fitur yang memudahkan masyarakat untuk mendapatkan layanan. Seperti fitur yang memudahkan penyelenggaraan pelayanan untuk pendaftaran.
Lebih jauh untuk MPP Pekanbaru, menurut Agus sudah memenuhi 6 aspek pelayanan yang ditetapkan Kemen PAN-RB. Mulai dari informasi umum sampai pelaporan kinerja semua sudah terakomodasi.
"Hanya ada sedikit yang perlu ditingkatkan, tapi bukan kewenangan MPP Pekanbaru namun kolaborasi tingkat pusat yakni integrasi layanan lintas unit. Misalnya BPJS Kesehatan dan Imigrasi, secara sistem masih masing-masing. Kita lakukan integrasi tingkat pusat sehingga masyarakat yang mengakses layanan sudah satu data base dan tidak perlu lagi menyampaikan berkas berulang-ulang," pungkasnya.

Berita Lainnya
Kafilah Bengkalis Tiba di Dumai, 68 Peserta Tuntas Lakukan Verfal
Andi Darma Taufik Apresiasi Jambore Karhutla Riau: Jangan Hanya Seremonial
Pemkab Kuansing Serahkan Usulan Pembangunan 2027 ke Forum DPR RI Asal Riau
Pemprov Kepri Ikuti Rakor Rutin Pengendalian Inflasi Daerah Bersama Mendagri
Setelah Sumiati, Gubernur Edy Natar Nasution Gerak Cepat Bantu Ropea Warga Bengkalis Korban Kebakaran
Pengusaha Transportasi Laut Sepakat Naikkan Tarif Kapal Maksimal 20 Persen
Tanpa Kenal Lelah, Wali Kota Tanjungpinang Terus Himbau Masyarakat untuk Terapkan 4M
Pemprov Riau Siapkan Bansos Pendidik Sebesar Rp13 Miliar, Untuk Bantu Mahasiswa Kurang Mampu
Pemda Tidak Miliki Data, Ribuan Tenaga Honorer Inhil Terancam Jadi Pengangguran, DPRD Angkat Tangan
Bintan Dukung Penuh Pengarusutamaan Gender Melalui Jalur Anugerah Parahita Ekapraya
Sekdaprov Adi Upayakan Lalulintas Hewan Ternak di Kepri Dapat Akses Masuk Kembali
Dispersip Riau Dorong FTBM Riau Tingkatkan Kreativitas Saat COVID19