Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Gubernur Syamsuar Setujui Crash Program Antisipasi Kasus Polio di Riau
BUALBUAL.com - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mendukung pelaksanaan imunisasi polio tambahan (Crash Program Imunisasi Polio) pada bulan Maret bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan RI, sebagai upaya pencegahan kasus polio di Provinsi Riau.
Terkait hal tersebut, Gubernur Syamsuar didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau akan meminta dukungan TNI/Polri untuk bekerja sama dalam pelaksanaan Crash Program Imunisasi Polio agar bisa berjalan sesuai yang diharapkan.
"COVID-19 memberikan kita pelajaran betapa pentingnya sinergi. Untuk pelaksanaan imunisasi polio tentunya juga butuh dukungan TNI Polri dan pemerintah kabupaten/kota," ucapnya.
Direktur Pengelolaan Imunisasi Kemenkes RI, dr. Prima Yosephine menjelaskan bahwa Crash Program Imunisasi Polio akan diberikan kepada anak balita yang ada di Provinsi Riau, berupa imunisasi tetesan dan polio suntikan.
"Pak Gubernur Riau (Syamsuar) setuju dilakukannya Crash Program Imunisasi Polio yang akan diberikan kepada anak balita imunisasi tetesan dan Polio suntikan satu dosis," kata dr. Prima Yosephine saat diwawancarai.
Adapun pelaksanaannya akan dilakukan di awal Maret dan waktu pelaksanaannya selama seminggu.
"Kita akan mulai 6 Maret 2023. Crash Program Imunisasi Polio akan dilaksanakan di puskesmas, posyandu, di tempat-tempat pelayanan kesehatan," imbuhnya.
Berdasarkan risk assessment Kementerian Kesehatan, Provinsi Riau dan Provinsi Sumatera Barat termasuk daerah beresiko tinggi terhadap penularan virus polio. Maka dari itu perlu disikapi secara serius.
"Berdasarkan risk assessment Provinsi Riau dan Provinsi Sumbar merupakan daerah beresiko tinggi terhadap penularan virus polio," kata dr. Prima Yosephine saat audiensi.
Dilakukannya Crash Program Imunisasi Polio di Provinsi Riau karena adanya kejadian luar biasa polio di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh. Penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) polio di daerah itu sudah dilakukan intervensi dengan pelaksanaan sub PIN (Pekanan Imunisasi Nasional) polio di Aceh dan juga di Sumatera Utara dengan 2 kali putaran.
Saat pertemuan, Gubernur Riau Syamsuar juga memberi arahan kepada kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau untuk menyurati pemerintah kabupaten/kota agar Crash Program Imunisasi Polio di Provinsi Riau bisa berjalan dengan baik.

Berita Lainnya
Whatsapp Kepala Dinkes Rohil di Hackers, Ahmad Yusuf: Tetap Waspada dan Hati Hati dan Jangan Mudah Percaya
Wagubri Buka Acara Peluncuran Kalender Event Pariwisata Riau 2023
Bupati Minta Tingkatkan Karakter Anak Muda, pada Saat Pembukaan Muscap Gerakan Pramuka INHU
Pemko Pekanbaru Anggarankan Rp 13 Miliar untuk Penanganan Banjir
Wagubri Tinjau Pasar Murah dalam Suasana Ramadhan 1443 H di Inhu
Gelar Apel Kesiapan Penanganan Bencana, Ini Yang Disampaikan Camat Singkep Barat
Gubernur Minta Vaksin Booster di Kepri Segera Digesa
Gubri Ajak Masyarakat Salurkan Zakat Melalui Baznas Daerah Masing-masing
Bupati Lampura Ajak Para Pelajar Terus Keluarkan Ide Kreatif Meski Dalam Situasi Pandemi
Sebabnya 850 Orang Warga Marok Tua Lingga Sudah Divaksinasi
Bupati Inhil Lepas Keberangkatan Kafilah MTQ ke-43 Riau yang Digelar Bengkalis
Doa Bersama di Masjid Raya Sultan Riau Penyengat, Gubernur Ansar Minta Kedaulatan Heritage Tetap Dipertahankan