Rekrutmen Pegawai PLN Rayon Bukit Kemuning Diduga Ada Kecurangan
BUALBUAL.com - Rekruitmen karyawan PT Putra Mandiri MOK yang dilaksanakan di Kantor Rayon PLN Bukit Kemuning kabupaten Lampung Utara diduga adanya kecurangan.
Indikasi kecurangan tersebut, diketahui tidak adanya pengumuman dan tranparansi yang diterima melalui nilai kriteria tertinggi.
Menurut Weli, salah satu peserta mengikuti tes saat dimintai keterangan, Kamis (1/6/2023), mengatakan dirinya mempertanyakan hasil tes yang diselenggarakan oleh PT Putra Mandiri MOK dalam rekruitmen petugas ground patrol (PGP) untuk wilayah Bukit Kemuning, yang tidak transparan.
“Tanpa adanya pengumuman nilai hasil tes, tau-tau pihak penyelenggara sudah menentukan orang-orang yang telah diterimanya,”ujarnya.
Ia juga menjelaskan dari informasi yang didapat, pihak penyelenggara diduga kuat adanya permainan dalam rekruitmen karyawan petugas ground patrol (PGP), oleh PT Putra Mandiri MOK.
Sementara itu, Dengan Kepala GI ULP PLN Bukit Kemuning Denan, saat dimintai keterangan mengatakan kantor GI ULP PLN Bukit Kemuning, hanya ditumpangi tempat saja untuk pelaksanan tes rekruitmen karyawan petugas ground patrol (PGP), oleh PT Putra Mandiri MOK
“Tanya saja dengan PT Putra Mandiri MOK yang mengelar tes penerimaan karyawan PGP tersebut,”ujarnya.
Sedangkan Suandi, selaku MJM kordinator PT Putra Mandiri Moh, hingga berita ini diterbitkan no 082289****** dalam keadaan aktif namun tidak di angkat dan tidak dapat dimintai keterangan terkait adanya dugaan kecurangan dalam rekruitmen karyawan tersebut.

Berita Lainnya
Rumah Dua Nelayan di Rupat Utara Ludes Terbakar Saat Malam Hari, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Akhirnya Menyerahkan Diri! Bupati dan Sekda Kuansing Langsung Diperiksa Intensif KPK Tengah Malam
Sopir Xenia Sesak Napas dan Meninggal di Tol, Usai Antar Para Santri
Mual, Muntah hingga Diare, 81 Siswa SMK di Kampar Diduga Keracunan MBG
Air Sungai Batu Benawa Meluap, Warga Diminta Waspada dan Jangan Panik
AMUK Laporkan Direskrimum Polda Riau ke Mabes Polri, Petani Terancam Jadi Korban Kriminalisasi
Penolakan Gelar Adat oleh SF Hariyanto Dinilai Lukai Marwah Melayu
Satu Ruko di Jalan Sederhana Tembilahan Terbakar
Polemik Perusahaan dan Warga Memanas, PPWI Inhil Minta Verifikasi Terbuka Seluruh Dokumen Lahan
Seorang Pria asal Sumbar Gantung Diri di Bengkel Perabot Pekanbaru
Diduga Oknum Hakim Pengadilan Negeri Tanjungpinang Menilap Dana Deposit 4 Milyar
Puluhan Warga Lapor ke Polda Lampung, Terkait Investasi Bodong Futures E-Commers