Kades Atan Herman Bantah Tolak Kedatangan Pj Bupati Inhil ke Desa Belaras Barat
BUALBUAL.com - Indragiri Hilir - Kepala Desa (Kades) Belaras Barat Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Atan Herman dengan tegas membantah pemberitaan penolakan kedatangan Penjabat (Pj) Bupati Inhil H Herman.
"Tidak ada saya menolak. Itu jelas pemberitaan yang mengada-ngada. Beritanya juga tidak pernah melakukan konfirmasi dengan saya," ungkap Atan Herman saat dikonfirmasi BUALBUAL.com (02/07/24)
Atan Herman menjelaskan, pertama sepengetahuannya memang tidak ada jadwal kunjungan Pj Bupati Herman ke Belaras Barat. "Saya sudah konfirmasi dengan pihak kecamatan dan pihak protokoler kabupaten, tidak ada jadwal Pj bupati ke desa kami,"terangnya.
Atan Herman mengaku heran dengan adanya pemberitaan tersebut bahwa dirinya menolak kedatangan Pj Bupati ke desa.
"Tidak masuk akal saya menolak Pj Bupati untuk datang ke daerah desa saya. Silakan jika Pj bupati ingin datang ke desa kami ketemu dengan masyarakat, mendengar keluh kesah untuk menyampaikan aspirasi mereka, malahan kami sangat senang jika ada pejabat ingin datang ke tempat kami,"imbuhnya.
Atan Herman menyebutkan, dengan hadirnya Pj Bupati akan menguntungkan daerah karena menyampaikan aspirasi mereka.
Menurutnya, isi pemberitaan yang diterbitkan dengan judul "Dinilai Jabatan Kapala Desa Belaras Barat Lebih Tinggi Dari Pada PJ. Bupati Inhil, Kunjungan PJ Bupati Ditolak Kades Belaras Barat" sangat merugikan dan menimbulkan kegaduhan serta mencemarkan nama baik pemerintah desa dan termasuk nama saya sendiri.
"Semua isi pemberitaan tersebut tidak benar dan menyesatkan, di tambah lagi saya membacanya sangatlah tidak berimbang, seakan - akan menuduh saya secara pribadi dan nengadu domba saya dengan Kepala Daerah" Tegasnya
Hari ini saya baru saja ketemu Bapak Pj Bupati Herman untuk meluruskan informasi yang salah dan tidak benar, Alhamdulillah beliau merespon dengan baik dan dirinya kaget terkait pemberitaan tersebut, Pak Bupati juga mengakui bahwa memang tidak ada jadwal dirinya ke desa Belaras sendiri.
"Pj Bupati sendiri juga heran terkait pemberitaan tersebut, Bahwa dirinya secara pemerintahan Kabupaten Inhil tidak pernah ada jadwal ke desa Belas Barat kecamatan Mandah." Papar Atan Herman
Dirinya mempertegaskan kepada pihak - pihak yang tidak bertanggung-jawab serta kepada media yang membuat pemberitaan tersebut untuk melakukan klarifikasi hak jawab kami sebagai pemerintah Desa Belaras Barat.
Atas pemberitaan tersebut sangatlah membuat nama baik pemerintah Desa dan Baik Kepala Desa tercemar, serta membuat kegaduhan di kalangan masyarakat terkhusus warga desa Belaras Barat.
"Saya meminta kepada media yang telah mempublikasikan terkait tentang desa kami untuk melakukan klarifikasi, itu semua tidak benar , silakan hubungi saya 2 x 24 jam jika tidak melakukan klarifikasi saya akan menempuh jalur hukum sesuai dengan undang-undang yang berlaku di Republik Indonesia" Ucap Atan Herman
Atan Herman menyampaikan kepada masyarakat dan teman - teman pers agar selalu menyajikan pemberitaan yang berimbang, saya bukan anti kritik dan saran, tapi hendaknya lebih bijak dalam menulis produk jurnalistik. Sehingga tidak menimbulkan pemberitaan yang tidak berimbang. Tutup Atan Herman

Berita Lainnya
Alhamdulillah, Warga Batang Sari Tenggelam di Perairan Mandah Sudah di Temukan!
Dari Inhil, Kami Teriakkan Keadilan: Hentikan Kriminalisasi Hukum! Terhadap Abdul Wahid
Imeldalius Besok Jumat Lapor Supangkat dugaan Kasus Penipuan ke Polres Inhu
Seorang Pemancing Terseret Ombak di Bibir Pantai Sakera Hingga Tak Bernyawa
Ada Apa! Saksi 02 Pilkada Pesisir Barat Tidak Mau Tandatangan Hasil Pleno PPK Ngambur
Kecelakaan Maut di Kilometer 86, Ambulans Tabrak Toyota Land Cruiser, Dua Korban Jiwa
Proyek Dana Bagi Hasil di Kabupaten Mesuji Diduga Dikerjakan Asal Jadi
Positif Covid-19, Walikota Tanjungpinang Meninggal Dunia
Banjir Setinggi 1,2 Meter Rendam Rumah Warga di Desa Lahang Hulu Inhil
Heboh! Sekitar 100 Siswa SMKN 1 Tapung Hulu Alami Mual hingga Diare Usai Santap MBG
AMUK Laporkan Direskrimum Polda Riau ke Mabes Polri, Petani Terancam Jadi Korban Kriminalisasi
Gelombang Laut Selat Malaka Sebabkan Abrasi di Pinggir Laut Bengkalis Akses Jalan Amblas