Dinkes Inhil Sampaikan Faktor Genetik dalam Risiko Sakit Jantung
BUALBUAL.com - Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir baru-baru ini mengeluarkan pernyataan mengenai hubungan antara faktor genetik dan risiko sakit jantung. 04/11/24
Menurut laporan terbaru, penyakit jantung koroner yang sering dianggap sebagai penyakit yang dapat dihindari ternyata juga memiliki komponen genetik yang signifikan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir, Rahmi Indrasuri, mengungkapkan bahwa penelitian terbaru menunjukkan bahwa riwayat keluarga dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami masalah jantung.
"Kami menemukan bahwa individu yang memiliki anggota keluarga dengan penyakit jantung cenderung memiliki risiko lebih tinggi. Ini menunjukkan adanya faktor genetik yang mempengaruhi kesehatan jantung," jelasnya.
Faktor-faktor genetik yang berperan dalam penyakit jantung termasuk predisposisi terhadap kolesterol tinggi, hipertensi, dan gangguan metabolisme.
Dinas Kesehatan juga menekankan pentingnya pemantauan dan deteksi dini untuk individu yang memiliki riwayat keluarga dengan penyakit jantung.
Sebagai langkah preventif, Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir merekomendasikan pemeriksaan kesehatan rutin dan konsultasi dengan tenaga medis untuk memahami risiko genetik. Mereka juga menyarankan perubahan gaya hidup sehat, seperti pola makan bergizi dan olahraga teratur, sebagai bagian dari strategi pencegahan.
Dengan pemahaman yang lebih baik tentang hubungan antara genetik dan sakit jantung, diharapkan masyarakat dapat lebih waspada dan melakukan langkah-langkah pencegahan yang tepat untuk menjaga kesehatan jantung mereka. (Adv)

Berita Lainnya
Dinas Kesehatan Inhil Mengelar Rapat Koordinasi Terkait Kesehatan Jiwa Masyarakat dan Penyampaian SK TPKJM
Pasca Dua Minggu Penyuntikan Vaksinasi Covid-19, Aman Tanpa Efek Samping
Rapid Tes 32 Orang Penyelenggara Bagi-Bagi Takjil Gratis, Hasilnya Negatif
Sebanyak 2.223 Orang di Riau Ditunda Vaksinasi
Dinkes Inhil Sampaikan Terkait Pelayanan Kesehatan Pada Usia Produktif Terkait Penyakit Tidak Menular
Jalin Silaturahmi RSU Mutia Sari Gelar Halal bi Halal, Tingkatkan Pelayanan Terbaik
Dr. Indra Yovi : Jika Alat PCR Sampai Pekan Ini, Laboratorium Covid-19 Riau Sudah Bisa Running
Kadikes Inhil Hadiri Malam Resepsi Tandai Puncak Milad Kabupaten Indragiri Hilir Ke 59 Tahun 2024
Update Covid-19 Kota Tanjungpinang, 3 Pasien Dinyatakan Sembuh
Hasil Rapit Tes PDP Yang Meninggal Dunia Hasilnya Negatif Covid-19, Warga Diimbau Tidak Panik
Gawat!!! 42 Kasus Positif Covid-19 di Kampar, Terbanyak dari Kecamatan Tapung Hilir
Bayi Berusia 2,5 Tahun PDP Corona Meninggal Dunia