Dinkes Inhil Paparkan Kondisi Medis yang Anti Konsumsi Terong
BUALBUAL.com - Terong adalah sayuran yang kaya nutrisi dan sering digunakan dalam berbagai menu masakan. Nyatanya, sebagian orang dengan kondisi kesehatan tertentu tidak diperkenankan mengonsumsi terong. Orang dengan penyakit apa yang dilarang mengonsumsi terong? 10/11/24
Berikut adalah beberapa penyakit atau kondisi medis di mana konsumsi terong sebaiknya dibatasi atau dihindari berdasarkan pemaparan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir :
1. Masalah pencernaan
Jika sistem pencernaan Anda lemah, maka terong sebaiknya dihindari karena dapat menimbulkan masalah gas, dan memicu gejala penyakit seperti kembung, sakit perut, dan diare.
2. Alergi
Jika Anda memiliki alergi jenis apa pun, sebaiknya hindari makan terong, karena memakannya dapat memperparah masalah ini.
Reaksi alergi ini bisa bervariasi dari gejala ringan seperti gatal-gatal, ruam kulit, hingga gejala yang lebih serius seperti kesulitan bernapas.
3. Depresi
Hindari mengonsumsi terong jika Anda sedang mengonsumsi obat depresi atau sedang menderita kecemasan. Sayuran ini meningkatkan depresi pada pasien dan juga meminimalkan efek obat.
4. Menderita anemia
Jika tubuh Anda kekurangan darah, sebaiknya hindari terong. Menguyah terong dapat menjadi penghalang dalam meningkatkan jumlah darah.
5. Batu ginjal
Jika Anda memiliki batu ginjal, jangan konsumsi terong sama sekali. Oksalat yang ditemukan dalam terong dapat meningkatkan masalah batu ginjal.
6. Refluks asam lambung (GERD)
Bagi penderita GERD atau refluks asam lambung, terong bisa menjadi pemicu gejala seperti mulas atau naiknya asam lambung. Ini karena terong dapat merangsang produksi asam di lambung, sehingga memperparah gejala GERD. Orang dengan kondisi ini sebaiknya membatasi atau menghindari konsumsi terong, terutama dalam jumlah besar atau dalam bentuk masakan yang berminyak.
7. Asam urat
Terong mengandung purin, meskipun dalam jumlah rendah. Bagi penderita asam urat, yang rentan terhadap peningkatan kadar asam urat dalam darah, konsumsi makanan yang mengandung purin seperti terong sebaiknya dibatasi. Meski tidak seberat daging merah atau jeroan, mengonsumsi terong dalam jumlah besar dapat memperburuk gejala pada beberapa orang yang sensitif terhadap purin. (Adv)

Berita Lainnya
Analisis Hasil Pengukuran Angka Stunting di Kecamatan Concong Tahun 2022-2024
Gelar Rapid Test Massal di Tenayanraya, 10 Warga Tunjukkan Hasil Reaktif
Tips Cuci Tangan Pakai Sabun ala Kadiskes Inhil Rahmi Indrasuri
Dosen UIR Meninggal Dunia Karena Covid-19
Analisis Hasil Pengukuran Stunting di Kecamatan Teluk Belengkong Tahun 2024
Dinkes Inhil Bersama Pj Ketua TP PKK Hj Katerina Susanti Menghadiri Rapat Matangkan Puncak Peringatan HKG PKK Ke-52
Sebanyak 115 Warga Kampung Jawa Tembilahan Ikuti Swab Massal
Kadiskes Inhil Hadiri Rapat Evaluasi Capaian Pelaksanaan Pengukuran dan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting 2024
Satu PDP Rohil Hari Ini Dirawat di Rumah Sakit Awal Bros Pekan Baru
Jika Pemda Inhil Tidak Serius Tangani Covid-19, Presma Unisi Siap Turun ke Jalan 'Aksi Besar-Besaran'
Hasil Analisis Data Pengukuran Stunting Kelurahan Bandar Sri Gemilang Tahun 2023-2024
WHO Siap Luncurkan Aplikasi Pendeteksi Gejala Covid-19 dan Pelacakan Kontak Pasien