Illah Nafilah dari Tahun 2018 Sudah Meraih Muri, Pecahkan Lima Rekor
BUALBUAL.COM INHU - Guru Sekolah Dasar asal Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Provinsi Riau, Illah Nafilah, S.Pd, menerima penghargaan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) pada Festival Puisi Etnik Nusantara se-ASEAN yang digelar 20–21 Desember 2025 di Provinsi Jambi.
Festival ini diikuti ratusan penyair dari berbagai daerah di Indonesia serta sastrawan dari Malaysia, dan berhasil meraih Rekor MURI sebagai buku puisi dengan jumlah penulis terbanyak se-ASEAN.
Di antara deretan nama penulis, Illah Nafilah tampil sebagai figur yang konsisten menjadikan puisi bukan sekadar karya estetis, tetapi juga sarana dakwah.
Puisi-puisi yang ia tulis sarat dengan pesan moral, spiritual, dan religius, dibalut bahasa etnik yang kaya makna dan kearifan lokal.
“Puisi adalah jalan dakwah yang halus. Lewat kata-kata, kita bisa mengajak tanpa menggurui, menasihati tanpa menyakiti,” ujar Illah Nafilah kepada Tazkiyah Media, Rabu (24/12/2025).
Konsistensinya berdakwah melalui sastra itu mengantarkannya mencatatkan prestasi membanggakan hingga level internasional dan masuk dalam Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).
Festival Puisi Etnik Nusantara se-ASEAN sendiri menjadi ruang perjumpaan lintas budaya yang mempertemukan puisi modern dengan akar tradisi.
Setiap karya ditulis menggunakan bahasa daerah, sehingga menghadirkan identitas lokal yang kuat sekaligus memperkaya khazanah sastra Nusantara. Pesan-pesan keislaman dan nilai moral justru ia gaungkan lewat bait-bait puisi.
Bagi Illah Nafilah, penghargaan ini bukan yang pertama. Sejak 2018, ia telah meraih lima Rekor MURI bersama Perkumpulan Rumah Seni Asnur Jakarta. Namun, ia menegaskan bahwa prestasi bukanlah tujuan utama.
“Yang paling penting adalah bagaimana sastra, khususnya puisi etnik, bisa menjadi media penanaman nilai agama dan akhlak bagi generasi muda. Puisi menyimpan dakwah yang hidup dan membumi,” tuturnya.
Perempuan kelahiran Indramayu, 22 Maret 1974, ini telah menetap di Desa Titian Resak, Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu sejak 1981. Wilayah eks transmigrasi tersebut menjadi ruang tumbuh sekaligus sumber inspirasi bagi karya-karyanya.
Saat ini, ia mengabdikan diri sebagai Kepala SD Negeri 021 Berapit, sembari aktif menulis dan mengikuti kegiatan literasi di berbagai daerah.
Sepanjang kiprahnya di dunia sastra, Illah Nafilah telah menerbitkan tujuh buku tunggal dan terlibat dalam lebih dari 200 buku antologi nasional. Namanya juga tercatat sebagai penyair dalam buku antologi pemegang Rekor MURI bersama PERRUAS Jakarta.
Prestasi yang diraih Illah Nafilah tak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga mengharumkan nama Kabupaten Indragiri Hulu dan Provinsi Riau di tingkat nasional hingga internasional.
Melalui puisi, dia membuktikan bahwa dakwah bisa hadir dengan bahasa yang indah, menyentuh, dan tetap relevan, sekaligus meneguhkan peran guru sebagai penjaga nilai, pelestari budaya, dan pembentuk karakter bangsa.

Berita Lainnya
PLN Nusantara Power UP Tenayan Salurkan Bantuan 15 Kolam Bioflok untuk Dukung Ekonomi Warga
Ojol dan Ojek Pangkalan di Inhu Antusias Ikuti Lomba Konten Riau Adalah Kita
Sambut Natal 2024 &Tahun Baru 2025 PT.Pelita Agung Agrindustri DURI, Gelar Operasi Pasar Murah Dan Bagikan Sembako Gratis
Berkah Ramadhan, Sat Lantas Polres Karimun Berbagi Takjil kepada Pengendara
Kepala Desa Mahato, Rohul Salurkan BLT-DD Tahap I
BPJS Kesehatan Kabupaten Lingga Bagikan Paket Sembako kepada Buruh dan Warga Kurang Mampu
Tokoh Muda, Septian Nugraha usai Terpilih Ketua APKASINDO Bengkalis, Dorong SDM Unggul dan Perluasan Beasiswa
Bakti Sosial Polres Bintan, Buka Dapur Umum dan Bagikan 4000 Karung Beras
Meski Situasi Hujan, Relawan Covid-19 Kelurahan Tagaraja dan Masyarakat Tionghoa Tetap Semagat Bagikan Makanan Sahur Gratis ke Masyarakat
AMMI Ajak Anak Muda Milenial di Inhil Untuk Berfikir dan Bergerak
Sambut Tahun Baru, PT PAA Salurkan Bantuan Sosial ke Warga Sekitar Operasional Perusahaan
Meriahkan HUT RI Ke 77, SAMBU GROUP Bagikan 600 Lembar Bendera Merah Putih ke Masyarakat