107 Rumah Hangus di Pulau Kijang, Anggota DPRD Riau ADT Minta Kementeri PKP Turun Tangan
BUALBUAL.com - Anggota DPRD Provinsi Riau dari daerah pemilihan Indragiri Hilir, Andi Darma Taufik (ADT), meminta perhatian pemerintah pusat untuk membantu pembangunan kembali rumah warga yang terdampak musibah kebakaran di kawasan Pasar Bom, Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir.
Peristiwa kebakaran yang terjadi pada Rabu 08/4/26 tersebut melanda kawasan permukiman padat penduduk dan mengakibatkan ratusan warga kehilangan tempat tinggal.
Data sementara mencatat sebanyak 107 unit rumah terdampak dengan tingkat kerusakan yang beragam, sebagian besar di antaranya hangus terbakar hingga hanya menyisakan puing-puing bangunan.
Andi Darma Taufik menilai kondisi tersebut perlu segera mendapatkan penanganan dari pemerintah pusat, terutama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.
“Kami meminta langsung kepada Menteri Perumahan dan Permukiman Republik Indonesia, Bapak Maruarar Sirait, agar memberikan perhatian terhadap ratusan warga Inhil yang menjadi korban kebakaran ini,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa para korban saat ini sudah tidak memiliki tempat tinggal sehingga membutuhkan bantuan segera.
“Mereka sudah kehilangan tempat tinggal dan memang harus segera dibantu,” tambahnya.
Selain itu, ia menyampaikan apresiasi terhadap langkah Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) yang telah menyalurkan bantuan sementara bagi warga terdampak.
Andi turut mendorong Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir agar segera berkoordinasi serta meneruskan aspirasi tersebut ke pemerintah pusat guna mempercepat proses pembangunan kembali rumah warga.
“Kami juga meminta pemerintah provinsi dan kabupaten untuk menyampaikan hal ini ke kementerian terkait agar pembangunan rumah warga dapat segera direalisasikan,” katanya.
Saat ini, para korban kebakaran masih mengungsi di rumah keluarga maupun kerabat yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Menurutnya, kebakaran di Pasar Bom Pulau Kijang ini merupakan salah satu peristiwa terbesar yang pernah terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir sehingga perlu mendapat perhatian serius dari semua pihak.
“Ini merupakan salah satu kebakaran terbesar yang pernah terjadi di Indragiri Hilir, sehingga harus menjadi perhatian serius,” tutupnya.

Berita Lainnya
Edy Natar: Perlu Keseriusan Agar Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan
Pemkab Rohil Gelar Temu Ramah bersama Danrem 031 Wira Bima, Momentum 'Pulang Kampung'
Sekitar 121 Peserta Lulus Seleksi Administrasi PPPK Tenaga Teknis Pemprov Riau
Peringatan Hari Pramuka ke-62, Kwarda Lampung Gelar Apel Besar di Lampung Utara
Desa Pulau Gadang Jadi Lokasi Utama Launching Koperasi Merah Putih di Riau
Selama New Normal, Untuk Disiplinkan Masyarakat 30 Lokasi Bakal Diawasi Jajaran Polres Bengkalis
Penerapan Sistem Resi Gudang di Inhil Masih Sebatas Wacana
Tahun Ini, Kabupaten Lampura Korban 2067 Kambing dan 569 Ekor Sapi
Bunda PAUD Inhil Katerina Susanti Pimpin Rapat Kerja Evaluasi dan Inovasi Program PAUD se-Inhil
Warga Terkomfirmasi Covid-19, Dua Objek Wisata Andalan Kuansing Ditutup
Barita Simanjuntak Sebut Ada Agenda Pembunuhan Karakter Jaksa Agung Secara Masif
Butuh Listrik, Iwan Taruna Fasilitasi Pertemuan Masyarakat dengan Pihak PLN