Tak Ada Perhatian Pemerintah!!!
Jalan Hancur, Pasar Kumuh Bertahun-tahun! Warga Kotabaru Akhirnya ''Curhat Keras'' ke DPRD Inhil
BUALBUAL.com - Masyarakat Kotabaru Seberida, Kecamatan Keritang, mengeluhkan infrastruktur jalan dan bangunan pasar tradisional yang sudah tidak layak dan rusak parah kepada Muammar Ar.
Keluhan tersebut terucap saat anggota DPRD Kabupaten Indragiri Hilir, Muammar Ar melaksanakan Reses I masa persidangan V tahun 2026, Sabtu (25/4), di Kotabaru Seberida.
Reses tersebut dihadiri Kepala Desa Kotabaru Seberida Muslim Ridar, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan dan masyarakat desa Kotabaru Seberida.
Kepala Desa Kotabaru Seberida, Muslim Ridar mengatakan fasilitas jalan dan pasar desa sudah tidak layak lagi digunakan.
"Banyak ruas ruas jalan kita yang sebenarnya tidak layak lagi untuk dilalui berlubang dan berlumpur, apalagi pasar desa yang sudah kumuh, semrawut, bagaimana jual beli masyarakat dan ekonomi mau meningkat kalau seperti ini, dan itu sudah berlangsung bertahun-tahun," papar Ridar.
Masyarakat berharap kepada Pemerintah Daerah untuk memperhatikan keluhan insfrastruktur jalan dan pasar tradisional di Kotabaru Seberida.
"Kami berharap kepada pemerintah agar segera membangun jalan dan pasar tradisional yang ada di desa kami, agar peningkatan ekonomi desa meningkat dan maju," harapnya.
Sementara itu, Muammar Ar dengan seksama mendengarkan keluhan masyarakat dan membenarkan apa yang menjadi dasar permasalahan di desa Kotabaru Seberida.
"Sudah kami dengar keluhan masyarakat, dan itu benar-benar permasalahan yang terjadi disini jalan rusak pasar desa yang kumuh dan tak pernah dibangun bertahun-tahun. Hasil reses ini akan saya sampaikan ke Bupati selaku pemangku kebijakan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir," jelas Muammar.
Ia berharap kepada Bupati Indragiri Hilir untuk dapat memperhatikan infrastruktur ibu kecamatan se Kabupaten Indragiri Hilir.
"Karena sudah merata setiap kecamatan itu jalannya menjadi lumpur, dan rusak parah. Jangan pembangunan jalan hanya terfokus pada ibukota Kabupaten seperti tembilahan saja, itu menyebabkan ketimpangan pembangunan dan sosial," pungkasnya.

Berita Lainnya
Berkunjung ke SMAN 3 Batam, Gubernur Ansar Himbau Pelajar Untuk Tekun Belajar
Segera Energize Gardu Induk 70/20 kV - 30 MVA Namlea (New) Siap Dukung Keandalan Listrik di Pulau Buru
Bupati Lampura Berterimakasih kepada DPRD Pembahasan LHP APBD 2020 Telah Diselesaikan
Satu Orang Dokter di Dumai Riau Positif Covid-19
Bertekat Ingin Bangun Desa, Kamar Wahid.SH. Ikut Maju di Pilkades Serentak 2021
Karantina Riau Musnahkan 25,9 Ton Mangga Ilegal Asal Malaysia di Bengkalis
Implementasikan Program Unggulan Daerah, Bupati Bengkalis Launching Molduk
Gubri Kembali Tinjau Lahan Perkebunan dan Sayuran 'Antisipasi kelangkaan Sayuran Akibat Corona'
Pemdes Resam Lapis Serahkan BLT kepada 42 Keluarga Penerima Manfaat
Tinjau Kesiapan Pilkades, Roby: Biarkan Suara Masyarakat Memilih Putra-Putri Terbaik
KPPG Riau Ingatkan Sekolah: Jangan Bagikan Makanan Gratis Jika Sudah Berlendir atau Berbau
Tes Urine Massal Kades Inhil, Pesan Moral Pemimpin Harus Bersih