Bandara SSK II Geger! Paket Kaleng Biskuit Ternyata Berisi 1.969 Pil Ekstasi
BUALBUAL.com - Sinergi yang semakin kuat antara personel Pangkalan TNI Angkatan Udara Roesmin Nurjadin (Lanud Rsn) selaku Badan Komamdo Operasi (BKO) Bandara SSK II Pekanbaru bersama petugas Aviation Security kembali menunjukkan hasil nyata dalam menjaga keamanan penerbangan.
Upaya penyelundupan narkotika jenis pil ekstasi (inex) sebanyak 1.969 butir dengan berat total 854 gram berhasil digagalkan di Terminal Kargo Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru, Sabtu (2/5/26), sebelum diberangkatkan menuju Sulawesi Selatan (Sulsel) menggunakan pesawat komersial.
Pengungkapan ini bermula dari ketelitian petugas saat melaksanakan pemeriksaan rutin melalui mesin X-Ray terhadap paket kiriman jasa ekspedisi. Kecurigaan muncul terhadap satu paket dengan pola citra yang tidak lazim.
Kemudian ditindaklanjuti oleh petugas Avsec bersama personel Lanud Rsn BKO Bandara SSK II dengan pemeriksaan manual. Hasilnya, ditemukan enam bungkus pil ekstasi yang disamarkan secara rapi di dalam kaleng biskuit dan dicampur dengan berbagai makanan oleh-oleh guna mengelabui petugas pemeriksaan.
Berdasarkan hasil pendalaman awal, paket tersebut diketahui dikirim oleh seseorang berinisial D yang beralamat di Pekanbaru dengan tujuan penerima berinisial I yang beralamat di kota Parepare Sulawesi Selatan.
Modus ini diduga sebagai bagian dari upaya jaringan peredaran narkotika untuk mendistribusikan barang haram melalui jalur kargo udara, yang dinilai memiliki mobilitas cepat dan jangkauan luas. Hal ini sekaligus menjadi indikator bahwa jalur distribusi narkotika terus berkembang dengan berbagai cara penyamaran yang semakin kompleks.
Selanjutnya, terhadap paket mencurigakan tersebut dilakukan uji narkotest oleh petugas Bea Cukai yang memastikan kandungan zat Metilendioksimetamfetamina (MDMA). Barang bukti kemudian diamankan di kantor Avsec Bandara SSK II sebelum diserahkan secara resmi kepada Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau.
Proses penyerahan barang bukti tersebut disaksikan oleh unsur Lanud RSN, di antaranya Kasubsi Lidkrim Pamfik Satpom Lanud Rsn, Kaunit Intelud Lanud RSN, personel BKO TNI AU, petugas Bea Cukai, serta petugas Avsec Bandara SSK II sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas penanganan kasus.
Komandan Lanud Rsn Marsma TNI Abdul Haris, dalam keterangannya menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan cerminan kesiapsiagaan dan sinergi antarinstansi dalam menjaga pintu gerbang udara dari ancaman narkotika.
“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa sinergi dan kewaspadaan seluruh unsur pengamanan bandara berjalan optimal. Kami berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi lintas instansi serta meningkatkan pengawasan guna mencegah segala bentuk penyelundupan, khususnya peredaran narkotika melalui jalur udara,” tegasnya.

Berita Lainnya
Dalam Waktu Tiga Hari, Polsek Rawa Pitu Terima Dua Pucuk Senpi
Demo Belum Dimulai, Aktivis Diserang! Hima Persis Riau: Demokrasi Sedang Dibungkam
Kebakaran Hanguskan Rumah dan Ruko Walet di Rupat Utara, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Dihantam Angin Kencang, Pasar di Kuala Selat Kateman Ambruk
Ini Penyebab Lampu Jalan di Sekitar Kota Tembilahan Banyak yang Mati
Tabrakan Maut antara Dua Fuso dan Minibus Terjadi di Jalintim Pangkalan Kerinci
Polisi Lakukan Olah TKP, Pria Asal Sumut Ditemukan Meninggal di Hotel Kuansing
Speedboat Bawa 40 Orang Penumpang Tenggelam di Perairan Sungai Enok, Inhil
Kisruh Sengketa Tanah dan Dugaan Kriminalisi di Inhu, PMII Akan Geruduk Polda Riau dan Kantor Dedi Handoko
Warga Kelurahan Air Raja Tanjungpinang Dihebohkan dengan Penemuan Mayat Laki-laki Gantung Diri
Kebakaran Hanguskan 4 Rumah di Kecamatan Mandah Inhil, 1 Orang Meninggal Dunia
Hotman Paris Resmi Dilaporkan ke Polisi, PWI: Minta Maaf Saja Tak Cukup!