Ini Penyebab Lampu Jalan di Sekitar Kota Tembilahan Banyak yang Mati
BUALBUAL.com - Menanggapi lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di sekitar kota Tembilahan banyak yang tidak hidup, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menyebut kontektor dan timernya banyak di jarah oleh pencuri.
Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas PUTR Kabupaten Inhil, Umar melalui Kepala Bidang Bina Marga, PUTR Kabupaten Inhil, Erwanto, SST saat ditemui di ruangan kerjanya, Senin (31/7/23) sore.
Adapun beberapa tempat lampu PJU yang bermasalah diantara adalah, jalan Telaga Biru, jalan Baharuddin Jusuf, jalan Sudirman, jalan Gajah Mada, Jalan Swarna Bumi, dan jalan Keritang Tembilahan. Sedangkan lampu PJU yang mati total di jalan Gerilya Kelurahan Tembilahan Hulu Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Inhil.
Dijelaskannya, bahwa lampu yang berbentuk buah dan pohon kelapa itu sebagian ada yang hidup dan sebagiannya lagi ada yang mati, karena panelnya di curi.
"Mungkin itu lampunya, sebagian juga panelnya ada yang hilang, panel kami banyak yang dicuri timernya. Untuk di wilayah kota ini seperti Jalan Sudirman, Gajah Mada, tu habis timernya. Timernya ini pengatur waktu jadi dia jam enam sore hidup, jam enam pagi mati sendiri, itu yang dicuri tu, habis semuanya," sebut Erwanto.
Beberapa tempat yang lain terpaksa menggunakan MCB (Miniature Circuit Breaker) untuk tetap menghidupkan lampu PJU tersebut diantaranya jalan Swarna Bumi. Sementara untuk di jalan Gerilya pihaknya akan mengambil tindakan memeriksa lampu yang bermasalah di jalan tersebut.
"Memang dah lama, nanti kita perbaiki, nanti anggota disuruh ke sana. Paling tidak besok pagi mereka kesana atau nanti sore mereka menengok dulu," ungkapnya.
Terakhir, Erwanto menjelaskan bahwa untuk mengantisipasi agar tidak terjadi lagi pencurian panel-panel yang di pasang oleh PUTR, pihaknya akan membuatkan tralis besi pada panel dan box panelnya.
"Jadikan box panel ini rencana kami pasang nanti trali supaya panelnya tu nanti aman. Baru di luarnya nanti kita pasang kunci kalau perlu di luarnya lagi nanti pasang trali juga," pungkasnya.

Berita Lainnya
Dijadikan Tempat Konsumsi Narkoba, Ketua Topan Rohil Minta Pemda Cabut Izin Karaoke See Yuo
Nelayan Meranti Riau Temukan Mayat Mengapung tanpa Identitas
FPII Sebut Tindakan Kekerasan Jurnalis di Batam Sebagai Catatan Kelam Kebebasan Pers di Kepri
Akses Jalan Simpang Wanayasa Menuju Sakambang Ditutup Sementara?
Menginjak Hari Ke 9 Ramadhan, Jemaah Antar Jenazah Guru Zuhdi ke Pemakaman di Banjarmasin
Diduga Pakai Narkoba, Mahasiswi Cantik Tabrak Emak-emak hingga Maninggal Dunia
PETI Makin Merajalela, Kapolres Mesti Evaluasi Kapolsek Singingi!
Terbongkar! Polisi Sita 8 Kubik Kayu Diduga Hasil Pembalakan Liar di Suaka Margasatwa Kerumutan
Nelayan Hanyut di Sungai Rokan Ditemukan Tak Jauh dari Lokasi Pompong Karam
Diduga Lakukan Penimbunan Tanpa Izin, PT Elang Indonesia Ancam Wartawan Jika Diberitakan
IWO Rohil Nilai Pelapor Salah Alamat, Polisikan Wartawan Dengan Pasal Karet
Polres Lingga Lakukan Olah TKP Penemuan Mayat di Belakang Pasar Ikan Dabo Singkep