Akses Jalan Simpang Wanayasa Menuju Sakambang Ditutup Sementara?
BUALBUAL.com - Musim penghujan ditengah pandemi telah terjadi pergeseran tanah atau longsor di Kampung Cibongkok RT 04 RW 02 Desa Simpang Kecamatan Wanayasa yang diakibatkan curah hujan yang tinggi di wilayah tersebut.
Hingga mengakibatkan tanah tebing dan rumpun bambu longsor sehingga menutup akses jalan Simpang menuju Sakambang, pada hari Minggu (07/02/2021) sekitar pukul 08.00 WIB.
Camat Wanayasa yang akrab disapa Abah Erlan mengatakan, penanganan sementara dilakukan oleh warga Desa Simpang bibantu oleh Poswil Damkar PB wilayah 2 Wanayasa.
Berdasarkan laporan tersebut Dinas - dinas terkait dari Damkar PB Kabupaten dan Dinas PU Kabupaten mengerahkan 1 unit Beckho dan 1 unit Dump Truck untuk mengeruk dan memindahkan tanah yang menutupi akses jalan.
Adapun selama pengerjaan akses jalan menuju Sakambang dialihkan melalui Desa Nagrog dan sekitar pukul 17.30 WIB pengerjaan pengerukan dan pemindahan tanah yang menutupi akses jalan telah selesai dilaksanakan dan jalan menuju Sakambang dapat dilalui kembali.
Camat Wanayasa juga Heryadi Erlan mengingatkan kepada seluruh masyarakat yang melintasi jalur Wanayasa untuk lebih berhati-hati dan waspada dikarenakan banyak titik longsor dan pohon tumbang di jalur Wanayasa.

Berita Lainnya
Niat Tanam Sawit, 3 Pembakar Hutan 10 Hektare Diamankan Polisi
Sesosok Mayat Perempuan Ditemukan di Pinggir Jalan Lintas Bono
Jatuh ke Sungai Warga di Pelangiran Ditemukan Meninggal Dunia
Enam Rumah di Kuansing Ludes Terbakar
Bercium saat Zoom Meeting, Dekan Fakultas Tarbiyah Akui AAF Memang Mahasiswi UIN Suska Riau
Mahasiswa Lari Hingga Masuk Gang, Demo Tolak Omnibus Law di Pekanbaru Ricuh
Kebakaran Hebat Lahap 250 Kios di Pasar Induk Tembilahan, Kerugian Capai Miliaran Rupiah
Truk Sering Terpuruk dan Terbalik, Jalan Provinsi di Inhil Rusak Parah
Haris Azhar: Teror di Diskusi UGM Dinilai Bentuk Pemerintahan Jokowi Anti Demokrasi
Plt Bupati Suhardiman Amby: Astagfirullah! Dapat Info Alat Vital Bocah di Kuansing Terpotong saat Sunat Massal
Ketua KKIH Pekanbaru Hj. Nurlia Ajak Muhasabah Usai 18 Warga Jadi Korban Serangan Monyet di Tembilahan
Terkait Aset SDN 06 Kota Alam, Disdikbud Lampura Serahkan Tim Investigasi dari Dikdas