Niat Bercanda Berujung Diamankan, Pelajar Pembuat Pocong AI Minta Maaf
BUALBUAL.com - Misteri penampakan pocong yang sempat meresahkan warga Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, akhirnya terungkap.
Video dan foto yang viral di media sosial serta grup WhatsApp warga ternyata hanyalah hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Konten tersebut dibuat oleh seorang pelajar berinisial RH. Ia sempat diamankan aparat kepolisian setelah unggahannya memicu keresahan masyarakat, khususnya warga Desa Makmur dan sekitarnya.
Kapolsek Pangkalan Kerinci AKP Shilton mengatakan, polisi bergerak menelusuri pembuat konten setelah menerima laporan dari masyarakat yang merasa resah akibat beredarnya video dan foto tersebut.
Dari hasil penelusuran, polisi mendapati RH berada di salah satu sekolah di Kabupaten Pelalawan. Aparat kemudian berkoordinasi dengan pihak sekolah sebelum melakukan pemeriksaan.
“Kami menelusuri dan mendapati pembuat konten merupakan seorang pelajar. Setelah berkoordinasi dengan pihak sekolah, kami melakukan pemeriksaan,” ujar AKP Shilton, Kamis (28/5/2026).
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau Kombes Pol M Hasyim Risahondua menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan, konten pocong itu dibuat menggunakan teknologi AI hanya untuk bercanda dan menakut-nakuti teman.
Meski tidak ditemukan unsur pidana berat, polisi tetap mengamankan Refan untuk dimintai keterangan dan memberikan pembinaan agar peristiwa serupa tidak terulang.
“Yang bersangkutan sudah diamankan dan diberikan sanksi pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya,” kata Hasyim.
Ia mengingatkan masyarakat agar lebih bijak menggunakan teknologi digital, termasuk AI. Menurutnya, pemanfaatan teknologi tanpa kontrol dapat menimbulkan keresahan dan mengganggu ketertiban umum.
“Jangan membuat ataupun menyebarkan konten yang berpotensi menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Usai menjalani pemeriksaan di Kantor Polsek Pangkalan Kerinci, RH menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat. Ia mengaku membuat konten tersebut hanya karena iseng dan tidak menyangka unggahannya akan viral hingga menimbulkan kegaduhan.
“Saya murni hanya bercanda dengan teman dan tidak ada niat membuat keresahan,” ucapnya.
Sebelumnya, video dan foto pocong tersebut menyebar luas di berbagai platform media sosial dan grup percakapan warga.
Banyak masyarakat yang mengira penampakan itu benar-benar terjadi sehingga memicu ketakutan dan menjadi perbincangan luas di Pangkalan Kerinci.*

Berita Lainnya
Perahu Terbalik di Sungai Indragiri, Pegawai PNM Hilang Saat Survei Nasabah
Sebanyak 7 Rumah di Tembilahan Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp1,5 Milyar
Berikut Peristiwa Dunia Pada Tanngal 26 Januari
Lebih Satu Orang, Polisi Sudah Kantongi Calon Tersangka Ledakan Kilang Minyak Dumai
Di makan Usia, Jembatan Lintas Kotabaru - Selensen Inhil Ambruk
Penimbunan Lahan di Tokojo Sudah Sesuai dengan Prosedur
Akibat Tanah Proyek Berserakan, Seorang Wanita Alami Kecelakaan di Jalan Sei Jang
WN Inggiris di Indonesia Tewas Mendadak Saat Bersepeda
SPBU Cahaya Negeri di Lampura Utamakan Pengecor dengan Tangki Modifikasi Ketimbang Pemudik
Boikot Produk Prancis, Elemen Masyarakat Gelar Aksi Demo ke Pemkab Lampung utara
Dua Kakak Beradik Tewas Tenggelam di Kolam Galian C Pekanbaru
SF Hariyanto Bantah Perintah Cari Dana Rp300 Juta untuk Renovasi Rumah Dinas Polda Riau