RANS Carnival Siap Meriahkan Pekanbaru, Raffi Ahmad Undang Warga Nikmati Festival Gratis
BUALBUAL.com - Bumi Lancang Kuning kembali diramaikan dengan gelaran hiburan berskala besar yang diprediksi menyedot ribuan pengunjung dari berbagai daerah. Akhir pekan ini, masyarakat akan disuguhi festival musik, wahana hiburan, hingga bazar UMKM lokal dalam gelaran RANS Carnival yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur Riau, Pekanbaru.
Acara yang digelar selama dua hari, 6-7 Juni 2026 tersebut menjadi salah satu hiburan masyarakat yang paling dinanti. Dengan konsep gratis tiket masuk, carnival ini menghadirkan pengalaman hiburan keluarga yang dapat dinikmati seluruh kalangan.

Open gate dijadwalkan mulai pukul 10.00 WIB hingga malam hari. Area halaman Kantor Gubernur Riau pun disulap menjadi pusat keramaian yang memadukan konser musik, wahana permainan, hingga bazar produk kreatif UMKM lokal Pekanbaru.
Sejumlah grup musik ternama dipastikan hadir memeriahkan acara tersebut. Nama-nama seperti Juicy Luicy, The Panturas, The Changcuters, serta Rumah Sakit menjadi deretan penampil yang paling ditunggu para penonton.
Selain musisi nasional, panggung hiburan juga akan diisi oleh sejumlah band lokal Riau. Kehadiran mereka menjadi ruang promosi sekaligus bentuk dukungan terhadap perkembangan industri kreatif dan musik daerah yang terus tumbuh di tengah masyarakat.
Festival ini sekaligus menjadi peluang ekonomi bagi para pelaku UMKM. Ramainya pengunjung diperkirakan mampu meningkatkan penjualan dan memperluas promosi produk lokal kepada masyarakat yang datang dari berbagai wilayah di Riau.

Dalam unggahannya di media sosial, Raffi Ahmad turut mengajak masyarakat untuk hadir meramaikan acara tersebut. Ajakan itu langsung mendapat respons positif dari para penggemarnya di Pekanbaru.
“Let's goo Pekanbaruu!! Besok kita ketemu dan seru-seruan bareng di Rana Carnival Pekanbaru. Lokasinya ada di Halaman Kantor Gubernur Riau,” dikutip melalui postingan Instagram @Raffinagita1717, Jumat (05/06/2026).
Dituturkan, bahwa seluruh masyarakat dapat menikmati festival tersebut tanpa dipungut biaya. Menurutnya, RANS Carnival dirancang menjadi ruang hiburan bersama yang meriah sekaligus ramah bagi keluarga.
“Open gate dari jam 10 Pagi dan masuknya gratis! Sampai ketemu guysss. Ada UMKM lokal, banyak wahana seru dan penampilan spesial,” lanjutnya.
Warga Pekanbaru, Muhammad Syeikhan, mengaku antusias menyambut acara tersebut karena jarang ada festival gratis dengan menghadirkan banyak musisi nasional di Kota Bertuah. Ia menilai kegiatan seperti ini mampu memberikan hiburan positif bagi masyarakat, khususnya anak muda.
“Kalau menurut saya ini acara yang sangat bagus untuk Pekanbaru. Selain hiburan, UMKM lokal juga ikut terbantu karena pengunjung pasti ramai. Apalagi ada Juicy Luicy dan The Panturas, jadi makin seru,” kata Syeikhan.
Hal senada disampaikan warga Pekanbaru lainnya, Hardendi, bahwa festival seperti ini mampu menghidupkan suasana kota. Ia berharap, cuaca mendukung selama acara berlangsung agar masyarakat dapat menikmati seluruh rangkaian hiburan dengan nyaman.
“Semoga acaranya lancar dan aman, karena ini hiburan yang sudah lama ditunggu masyarakat. Kalau bisa dibuat rutin tiap tahun supaya Pekanbaru semakin ramai dan dikenal dengan event-event besar,” singkatnya.

Berita Lainnya
Dituding Salahgunakan Jabatan, Ketua PBK Kuansing Klarifikasi Soal Dana Sponsorship
Dani Sartika Resmi Menjadi Ketua LAMR Desa Kuala Selat Periode 2020-2025
Gp Ansor dan Banser Tubaba Doakan Aria Sesunan Duduki Jabatan Sekda Definitip
Masa Jabatan Haris Kampay Berakhir, 43 Klub Siap Tentukan Ketua Baru PBVSI Pekanbaru
Berkunjung ke Fosiwaja Tanjungpinang, Ini Pesan Babe Nuh
Warga Bengkalis Wajib Tahu! Dari Kisah Inilah Nama Bengkalis Berasal
Mengenal Selembayung Bangunan Adat Khas Melayu, Warisan Budaya Tak Benda Riau
LAMR Keritang Dikukuhkan, Bukti LAMR Inhil Terus Pupuk Persatuan di Bumi Lancang Kuning
Sandy Nayoan Perkuat Jajaran Pengurus Pusat IWO
Mandah Daerah Batin Enam Suku Wilayah Kesultanan Riau Lingga
Rahmat Pantun dan Komunitas Tepak Sirih Siap Lestarikan Seni Budaya
Kesenian Qosidah Burdah di Indonesia, dari Kitab Syair Kuno Arab Kitab Al Bushiri