Tak Ada Kata Terlambat Belajar, BKMT Riau Hadirkan Sekolah Lansia Amal Ikhlas
BUALBUAL.com - Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Riau sedang menggagas Sekolah Lansia yang diberi nama Amal Ikhlas, sebuah program pendidikan dan interaksi sosial khusus bagi masyarakat lanjut usia.
Ketua PW BKMT Riau, Septina Primawati mengatakan, gagasan ini bertujuan menyediakan ruang belajar yang memadai bagi lansia sekaligus menciptakan wadah agar mereka tetap aktif, mandiri, sehat, dan sejahtera.
Program ini melibatkan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi dan lembaga kesehatan, untuk memastikan kegiatan berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi peserta.
Sebagai langkah nyata, kata Septina, BKMT Riau bekerja sama dengan Indonesia Ramah Lansia (IRL) dan Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Keluarga Riau menggelar Training of Trainer (ToT) bagi fasilitator dan pengelola sekolah lansia, yang berlangsung semalam, di Aula Masjid Raya An-Nur Pekanbaru.
Anggota DPRD Riau ini menjelaskan, ToT diikuti peserta dari PD BKMT se-Riau, dosen UNRI dan UIN Suska, perwakilan IRL, Perhimpunan Dokter Keluarga, Kader Bina Keluarga Lansia, Kader BKKBN, serta pengurus Sekolah Lansia Amal Ikhlas dan Yayasan Amal Bakti Majelis Taklim.
“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat terhadap program ini sangat tinggi. Pendaftaran yang dibuka sejak 8 hingga 31 Mei 2026 telah menjaring 172 peserta lansia. Saat sosialisasi, jumlah peminat bahkan sempat mencapai sekitar 200 orang,” ujar Septina, Ahad (7/6/2026).
Anggota DPRD Riau tiga periode dapil Indragiri Hilir ini menyebut, Sekolah Lansia Amal Ikhlas dijadwalkan mulai beroperasi pada Juli 2026 dengan pusat kegiatan di lingkungan Masjid Raya An-Nur Pekanbaru. BKMT Riau juga telah menjalin kerja sama dengan UNRI, UIN Suska Riau, serta RSUD Arifin Achmad untuk mendukung proses pembelajaran.
Seluruh peserta ToT diharapkan mampu memahami kebutuhan lansia secara menyeluruh, sehingga kegiatan yang dijalankan memberikan manfaat nyata.
BKMT Riau kata Septina, menargetkan Sekolah Lansia Amal Ikhlas menjadi wadah pembelajaran yang mencetak lansia aktif, mandiri, sehat, dan sejahtera, sekaligus menjadi ruang interaksi sosial bagi lansia di Provinsi Riau.

Berita Lainnya
Bawaslu Riau Bersama 5 Kabupaten Susun Keterangan Tertulis Untuk Persidangan di MK
Rusli Jabat Kadisdukcapil Bintan, Roby Ingatkan Pelayanan Masyarakat Harus Lebih Maksimal
Syamsuar Bantah Posko Covid-19 di Perbatasan Diperlonggar
Gubernur Ansar Tegaskan Tidak Ada Masyarakat Kelas 1 atau 2 di Kepri
Nilai IKIP Kepri 2021 di Atas Rata-Rata Nasional, 2022 Targetkan Informatif
Untuk Keempat Kalinya, Pemkab Inhil Sukses Raih Opini WTP
Gesa Program Bengkalis BERMASA, Pemkab Bengkalis Terus Pacu Percepatan Pembangunan Jembatan Bengkalis-Bukit Batu
Marlin Hadiri Penabalan Datuk Setia Amanah Wako Batam
Kakanwil Kemenkumham Kepri Buka Kegiatan Program Rehabilitasi Nasional
Jangan Sampai Ada Masyarakat Meranti yang Tidak Miliki Bahan Untuk Makan
Bupati HM Wardan Evaluasi Reformasi Birokrasi dan SAKIP di Lingkungan Pemkab Inhil
Waspada! Aksi Penipuan Catut Nama Kajari Inhil dengan Meminta Sejumlah Uang kepada Kades