Ranperda Perlindungan Perempuan di Riau Diperkuat, SF Hariyanto: Semua Masukan DPRD Jadi Perhatian
BUALBUAL.com -;Pemerintah Provinsi Riau menegaskan komitmennya untuk memperkuat perlindungan dan pemberdayaan perempuan melalui penyusunan regulasi yang lebih komprehensif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan dalam rapat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Riau, Pekanbaru, Senin (22/6/2026).
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengatakan seluruh pandangan, saran, dan masukan yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD menjadi bagian penting dalam penyempurnaan substansi ranperda tersebut.
Menurutnya, pembahasan yang mendalam akan menghasilkan regulasi yang lebih efektif sehingga mampu menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya dalam memberikan perlindungan yang lebih baik bagi perempuan di Provinsi Riau.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh Fraksi DPRD Provinsi Riau atas pandangan umum, saran, dan masukan yang telah disampaikan terhadap Ranperda yang diajukan Pemerintah Provinsi Riau. Terlebih pada pandangan umum tentang Penyelenggaraan Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan,” kata SF Hariyanto.
Ia menjelaskan, Pemprov Riau memberikan perhatian serius terhadap setiap masukan yang berkembang selama proses pembahasan. Penyempurnaan materi ranperda dilakukan agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar mampu memberikan perlindungan dan manfaat nyata bagi perempuan di daerah.
SF Hariyanto menegaskan, penguatan perlindungan perempuan tidak hanya dilakukan melalui regulasi semata, tetapi juga melalui layanan terpadu bagi korban kekerasan, program pemulihan korban, penguatan nilai-nilai budaya Melayu yang menjunjung tinggi martabat perempuan, hingga dukungan penganggaran yang responsif gender.
“Pada prinsipnya, seluruh masukan tersebut menjadi perhatian kami dalam penyempurnaan substansi ranperda. Pemerintah Provinsi Riau sependapat bahwa perlindungan perempuan perlu diperkuat melalui layanan perlindungan perempuan yang terpadu, pemulihan korban, penguatan nilai budaya Melayu yang menjunjung martabat perempuan, serta dukungan penganggaran yang responsif gender,” jelasnya.
Melalui ranperda tersebut, Pemprov Riau berharap dapat menghadirkan payung hukum yang lebih kuat dalam mendorong pemberdayaan perempuan sekaligus memberikan perlindungan yang optimal terhadap berbagai bentuk kekerasan dan diskriminasi yang masih terjadi di masyarakat. (Adv)

Berita Lainnya
Pembiayaan Kegiatan Vaksinasi di Riau Bersumber dari APBN dan APBD
Bertambah, Penyeberangan Roro Jadi 22 hingga 23 Trip
Camat Wahyuddin, Penunjukan Plt Ketua RT Di Desa Pematang Obo, Agar Masyarakat Terlayani
Jelang Penutupan Tahun 2022, TNI - Polri dan FKPD Bintan Gelar Apel Kesiapan Penanggulangan Bencana Alam
Bunda PAUD Kuansing Kukuhkan Pengurus PAUD dan Posyandu Kuantan Tengah 2026 - 2030
Buka Bazar Pelaksanaan MTQ XL Tahun 2022, Gubri Harap Jadi Promosi UMKM di Riau
Insentif Tenaga Medis Tim Covid-19 Belum Dibayar
Gubernur Ansar Kunjungi Kantor PLN Tanjungpinang Bahas Listrik Pulau Pangkil
Bupati Bengkalis Kasmarni, sebut Rumah Sakit Pratama Secepatnya Dibangun Di Rupat
Uji Coba Test Sepeda Motor Listrik, Gubri Syamsuar: Sepeda Motor Listrik Ramah Lingkungan
Stadion Utama Riau Bangkit Lagi! Jadi Jantung Perayaan Hari Jadi Riau ke-69 dan HUT RI ke-81
Pedagang Kaki Lima Tugu Sirih Sepakat Relokasi Area Berjualan