Manggala Agni Turunkan Empat Regu ke Bengkalis
Rohul dan Inhu Tuntas, Kini Bengkalis Jadi Fokus Utama Perang Melawan Karhutla
BUALBUAL.com – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, masih terus berlangsung. Memasuki hari keenam operasi, tim Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera masih menemukan kepulan asap di sejumlah titik, sehingga proses pendinginan kembali dilanjutkan pada Senin (20/7/2026).
Berdasarkan hasil pemantauan menggunakan drone pada Minggu (19/7/2026) sore, luas area terdampak karhutla di Pematang Pudu diperkirakan mencapai sekitar 81 hektare. Meski api di permukaan telah berhasil dipadamkan, bara api yang masih tersimpan di lapisan gambut terus memunculkan asap dan membutuhkan penanganan lanjutan.
Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan empat regu Manggala Agni kembali diterjunkan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
"Api aktif sudah berhasil kami padamkan. Namun pekerjaan belum selesai karena masih terdapat asap yang keluar dari bawah permukaan. Empat regu Manggala Agni akan melanjutkan pemadaman dan pendinginan hingga benar-benar tuntas. Prinsip kami, jangan sampai ada potensi api menyala kembali," ujar Ferdian.
Menurutnya, karakteristik lahan gambut membuat proses pemadaman tidak cukup hanya memadamkan api yang terlihat di permukaan. Bara api yang berada di bawah tanah harus dipastikan benar-benar padam agar tidak kembali memicu kebakaran.
"Penanganan asap sama pentingnya dengan memadamkan api. Selama masih ada asap, berarti masih ada panas di bawah permukaan yang harus kami dinginkan. Karena itu operasi akan terus dilakukan hingga lokasi benar-benar aman," jelasnya.
Sementara itu, kabar baik datang dari Kabupaten Rokan Hulu. Karhutla di Desa Kasang Padang, Kecamatan Bonai Darussalam, berhasil dipadamkan sepenuhnya setelah tiga hari penanganan. Kebakaran yang menghanguskan sekitar 10 hektare lahan tersebut ditangani oleh satu regu Manggala Agni Daops Pekanbaru bersama tim gabungan lintas instansi.
"Alhamdulillah, lokasi di Desa Kasang Padang sudah dinyatakan padam total setelah tiga hari operasi. Terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat sehingga penanganan berjalan optimal," katanya.
Keberhasilan serupa juga diraih di Desa Barangan, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu. Karhutla seluas sekitar 1,77 hektare di kawasan Jalan Lintas Timur berhasil dituntaskan pada hari kedua operasi.
Dengan tuntasnya penanganan di Rohul dan Inhu, fokus utama Manggala Agni kini tertuju pada proses pendinginan di Pematang Pudu yang masih membutuhkan penanganan intensif.
Ferdian turut mengapresiasi sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, masyarakat, hingga relawan yang terus bekerja bersama dalam upaya pengendalian karhutla.
Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera memastikan akan terus memantau seluruh lokasi bekas kebakaran guna mengantisipasi munculnya titik api baru, terutama di tengah kondisi cuaca yang masih berpotensi memicu terjadinya karhutla.

Berita Lainnya
dr. Indra Yopi: Dua Keluarga di Kepulauan Meranti Dinyatakan Positif Covid-19
Ratusan PNS dan Pejabat Fungsional Dilantik, Wali Kota Tekankan Integritas ASN
Rapat Kesepakatan Tapal Batas Tubaba Sepakat Patuh Pada Keputusan Pemerintah Pusat Dan Propinsi
Pemkab Bengkalis Terbaik Pertama Kelola DAK Fisik 2021
Bupati Bengkalis Kasmarni, Sampaikan Program Strategis 8 Program BERMASA
Terbesar di Sumatera, Riau Bhayangkara Run 2025 Bakal Gelar Berbagai Even
Tingkatkan Pelayanan dan Ketertiban di Masyarakat Terlebih di Tahun Politik, Terang Camat Rupat pada RT, RW Yang Baru Dilantik
Kejari Rohul Setor Uang Rampasan Tipikor Senilai 117 Juta ke Kas Negara
Sekda Inhu Pimpin Rapat Tindak Lanjut Aksi Damai di Peranap
Pemprov Riau Sampaikan Pendapat Raperda Pemberdayaan Organisasi Kemasyarakatan ke DPRD Riau
Minggu Ini Kepastian Keberangkatan Jamaah Haji Riau
Optimis, GOR berstandar nasional Pematang Reba akan bermanfaat bagi masyarakat