Korban Terus Bertambah!
UPDATE TERBARU! Korban Diduga Diserang Monyet di Inhil Bertambah Jadi 17 Orang
BUALBUAL.com - Jumlah warga yang dilaporkan menjadi korban dalam rangkaian insiden yang diduga melibatkan seekor monyet di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, kembali bertambah. Hingga Rabu (5/8/2026), tercatat sebanyak 17 orang mengalami luka akibat serangan satwa tersebut.
Korban terbaru diketahui bernama Nurdiana (63), warga Lorong Tampomas, Jalan Pangeran Hidayat, Kelurahan Tembilahan Hilir, Kecamatan Tembilahan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden terjadi sekitar pukul 09.30 WIB saat korban sedang menjemur pakaian di belakang rumahnya. Tiba-tiba, seekor satwa yang diduga monyet datang dari arah belakang dan langsung menyerang.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami dua luka robek di bagian punggung sebelah kiri. Nurdiana kemudian mendapatkan perawatan medis dengan total sekitar 12 jahitan.
Data 17 Korban yang Dilaporkan
Berdasarkan data yang dihimpun, berikut daftar warga yang menjadi korban dalam rangkaian insiden yang diduga melibatkan seekor monyet di Kabupaten Indragiri Hilir:
1. Nisa Safitri (8), pelajar, warga Jalan Pangeran Hidayat, Lorong Sepakat Karya, Kelurahan Tembilahan Hilir. Insiden terjadi pada 23 Juli 2026.
2. Azizah (68), ibu rumah tangga, warga Jalan Pangeran Hidayat, Lorong Sederhana, Kelurahan Tembilahan Hilir. Insiden terjadi pada 24 Juli 2026.
3. Zulyanda Yani (34), petani, warga Jalan Pangeran Hidayat, Lorong Bintan Karya, Kelurahan Tembilahan Hilir. Insiden terjadi pada 25 Juli 2026.
4. Ajib (41), warga Jalan Malagas, Kelurahan Tembilahan Kota. Insiden terjadi pada 27 Juli 2026.
5. M. Rizky (9), warga Jalan Malagas, Kelurahan Tembilahan Kota. Insiden terjadi pada 28 Juli 2026.
6. Zainudin (56), warga Jalan Pangeran Hidayat, Lorong Kubur, Kelurahan Tembilahan Hilir. Serangan pertama terjadi pada 28 Juli 2026.
7. Kanaya (7), pelajar, warga Jalan Pangeran Hidayat, Lorong Brata, Kelurahan Tembilahan Hilir. Insiden terjadi pada 28 Juli 2026.
8. Misnawati (53), ibu rumah tangga, warga Jalan Pangeran Hidayat, Lorong Bintan, Kelurahan Tembilahan Hilir. Insiden terjadi pada 29 Juli 2026.
9. Ahmadi (61), wiraswasta, warga Jalan Pangeran Hidayat, Lorong Kubur, Kelurahan Tembilahan Hilir. Insiden terjadi pada 30 Juli 2026.
10. Rokayah (40), ibu rumah tangga, warga Jalan Pangeran Hidayat, Lorong Harapan Baru, Kelurahan Tembilahan Hilir. Insiden terjadi pada 1 Agustus 2026.
11. Masieh (37), ibu rumah tangga, warga Jalan Pangeran Hidayat, Lorong Kubur, Kelurahan Tembilahan Hilir. Insiden terjadi pada 31 Juli 2026.
12. Sutikno (42), wiraswasta, warga Gang Sejari, Jalan KH Dewantara, Kelurahan Tembilahan Hilir. Insiden terjadi pada 3 Agustus 2026.
13. Zainudin (56), pedagang, warga Jalan Pangeran Hidayat, Lorong Kubur, Kelurahan Tembilahan Hilir. Serangan kedua terjadi pada 3 Agustus 2026.
14. Aksa Alfarizky (6), pelajar, warga Jalan Pangeran Hidayat, Kelurahan Tembilahan Hilir. Insiden terjadi pada 3 Agustus 2026.
15. Syifa Ramadhani (14), pelajar, warga Lorong Batu Parit 14, Jalan Pangeran Hidayat, Kelurahan Tembilahan Hilir. Insiden terjadi pada 3 Agustus 2026.
16. Suharianto (46), PNS, warga Jalan Keritang, Kelurahan Tembilahan Hilir. Insiden terjadi pada 5 Agustus 2026.
17. Nurdiana (63), ibu rumah tangga, warga Lorong Tampomas, Jalan Pangeran Hidayat, Kelurahan Tembilahan Hilir. Menjadi korban terbaru pada 5 Agustus 2026.
Hingga saat ini, warga di sekitar lokasi kejadian masih diminta meningkatkan kewaspadaan. Sementara itu, pihak terkait terus melakukan pemantauan dan penanganan terhadap satwa yang diduga menjadi penyebab rangkaian insiden tersebut.

Berita Lainnya
Puluhan Bener KDI, Dirobek dan Dibuang oleh Orang Tak Dikenal
Sumur Minyak PT BSP Meledak, Begini Penjelasan Polisi
Plt Bupati Suhardiman Amby: Astagfirullah! Dapat Info Alat Vital Bocah di Kuansing Terpotong saat Sunat Massal
Kadis Disparporabud Inhil Hadiri Peluncuran Kalender Ivent Wisata dan Anugerah pariwisata Riau 2022
Seekor Anak Beruang Madu Masuk ke Pekarangan Rumah Warga di Desa Pelanduk Inhil
Drainase Jembatan Penghubung Purwakarta - Bandung di Cianting Sukatani Longsor
Ketua LSM GAN Menyayangkan Adanya 325 TKA Asal Tiongkok ke Bintan
Meski Wajah sudah Sulit Dikenal, Ternyata Mayat di Pinggir Jalan Ternyata Siswi SMP Bernas yang Hilang
Kadishub: Seharusnya Siaga Hingga Akhir PSBB 'Pos Kosong di Pintu Masuk Panam'
Dampak Bencana Longsor, Akses Jalan Dua Kecamatan di Purwakarta Lumpuh Total
Puluhan Warga Pekanbaru Kecewa, Saat Datangi Dapur Umum
Gelombang Laut Selat Malaka Sebabkan Abrasi di Pinggir Laut Bengkalis Akses Jalan Amblas