Tembilahan Diguyur Hujan!
Tembilahan Diguyur Hujan Berjam-jam, Sejumlah Ruas Jalan Terancam Digenangi Air
BUALBUAL.com - Kota Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), diguyur hujan sejak Minggu (27/9/2026) pagi. Kondisi ini membuat sejumlah ruas jalan di wilayah perkotaan mulai terancam mengalami genangan.
Dua ruas jalan yang menjadi perhatian yakni Jalan Guru Hasan dan Jalan Sudirman. Hujan yang turun sejak pagi membuat masyarakat mulai mewaspadai kemungkinan meningkatnya genangan apabila hujan terus berlangsung.
Kondisi tersebut juga menjadi perhatian bagi pengendara yang melintas. Pengguna jalan diimbau tetap berhati-hati, terutama jika intensitas hujan semakin tinggi dan air mulai menggenangi badan jalan.
Masyarakat berharap kondisi hujan tidak berlangsung terlalu lama sehingga tidak menyebabkan genangan meluas dan mengganggu aktivitas warga.
Hingga Minggu sore, kondisi di sejumlah ruas jalan masih terus dipantau seiring hujan yang mengguyur wilayah Tembilahan.
Masyarakat diimbau tetap waspada dan berhati-hati saat beraktivitas, khususnya di kawasan yang rawan mengalami genangan saat hujan dengan intensitas tinggi.

Berita Lainnya
Bea Cukai Tembilahan Serahkan Tersangka dan Barang Bukti Rokok Ilegal ke Kejaksaan
Warga Sangat Sesalkan Akses Jalan Masuk Kabupaten Tubaba Rusak dan Berlubang
Dua Kali Dipenjara, Pria Bertato Pembobol Ruko Kembali Diringkus Polsek Senapelan
Tembok SPBU CODO Roboh Menimpah Rumah Warga, Pihak keluarga Belum Mendapatkan Keadilan
Pamit ke Pekanbaru, Pakai Celana Abu-abu Gadis Asal Sumbar Dilaporkan Hilang
Kecewa SKB Bupati dan DPRD, Calon PPPK Kuansing Tuntut Pengangkatan Merata
Tiga Peristiwa Keamanan Terjadi dalam Empat Hari, Warga Pekanbaru Diminta Waspada
Prihatin dengan Kasus Pak Bongku, Mahasiswa dan Pemuda Riau Jakarta Temui Haris Azhar
Kafe Menantea di Jalan Sumatera Pekanbaru yang Terbakar
Terobos Lampu Merah, Dua Pemotor Tabrakan di Jalan M Boya, Inhil
Kuda Hitam Mengamuk! Keramat Jubah Merah Sabet Gelar Jawara Tepian Burondo 2026
Kejari Inhil Berhasil Tangkap Buronan yang Kabur Selama 18 Tahun