PILIHAN
Harga Rokok Naik Rp50 Ribu Potensi Picu Rokok Ilegal
bualbual.com - Wacana akan melambungnya harga rokok hingga Rp50 ribu perbungkus terus menjadi perdebatan hangat. Pro dan kontra mengenai wacana ini terus terjadi meski baru sebatas wacana.
Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) memang tengah mengkaji usulan kenaikan harga rokok hingga dua kali lipat. Menariknya, wacana ini tampak sukses memisahkan dua kelompok yang pro dan kontra.
Wacana ini juga mendapat tanggapan dari Aliansi Masyarakat Tembakau Indonesia (AMTI). Menurut Ketua AMTI, Budidoyo, pemerintah tidak boleh gegabah dengan wacana harga rokok bakal naik dua kali lipat.
"Motivasinya harus jelas, ingin menambah penerimaan negara atau karena benar mempertimbangkan prevalensi akibat rokok," kata Budidoyo saat dihubungi VIVA.co.id, Sabtu, 20 Agustus 2016.
Ditakutkan, menurut Budidoyo, rencana menaikkan harga rokok menjadi dua kali lipat ini justru akan memberikan dampak negatif seperti makin maraknya rokok-rokok ilegal yang beredar di masyarakat.
"Harga itu sangat tidak realistis. Ketika harga rokok menjadi tidak terjangkau tentu masyarakat akan mencari yang murah. Nah nanti tentu akan muncul rokok-rokok ilegal. Jika itu terjadi tentu tujuan pemerintah justru tidak akan tercapai," ujarnya menambahkan.
Masih menurut Budidoyo, efek lain jika benar-benar harga rokok naik dua kali lipat adalah justru akan menimbulkan PHK besar-besaran. "Harus dicermati, apakah dengan harga rokok naik terus kesejahteraan petani pasti terjamin?" katanya.
Budidoyo menambahkan, jika memang pertimbangan kesehatan menjadi dasar dari rencana untuk menaikkan harga rokok menjadi dua kali lipat, pemerintah harusnya lebih bertumpu pada peraturan yang telah ada.
“Yang mesti dibangun adalah kesadaran masyarakat, edukasi. Toh, ada peraturan pemerintah, manfaatkan lah itu. Jangan bikin aturan baru yang justru belum tentu efektif."
sumber : viva.co.id

Berita Lainnya
4 Qori Siswa SMP Tahfiz Madani Masjid Islamic Center Rohul Ukir Prestasi di MHQ Tingkat Asean
Abdul Wahid: Jika Terpilih, Saya Siap Mundur Apabila Masalah di Kab Inhil Tidak Teratasi
Artis Senior 'Ria Irawan' Meninggal Dunia, Berikut Sekilas Profil Singkat dan Rekam Jejak Karier di Dunia Entertainment
Bangun Sinergitas Dalam Investasi Usaha, Kejati Pabar Jumpai Gubernur Dominggus
Kecelakaan Bocah Di Pompa Sumur Milik PHR, Ormas DPC Projo Bengkalis Angkat Suara
Diawal Tahun Bank BRI Unit Kota Baru Keritang Dirampok, Miliaran Uang di Bawak Kabur
Warga Pekanbaru Temukan Daging Kurban Berlafaz Allah
Pengamat: Evaluasi Kebijakan Sebelumnya 'Soal Wacana Sepeda Motor Dilarang Lewat Flyover'
Verifikasi CPNS Pekanbaru Terkendala, SSCN BKN Tak Bisa Diakses
Pemilu 2019: 12 Kabupaten di Papua Masih Gunakan Sistem Noken untuk Memilih
BUAL Pilpres: Prabowo dan Titiek Soeharto Dinobatkan Jadi Dewan Pembina Ojek Online
Bawaslu: Ada 18 Lembaga Pemantau Pemilu yang Terdaftar di Riau