PILIHAN
Bangun Sinergitas Dalam Investasi Usaha, Kejati Pabar Jumpai Gubernur Dominggus
BUALBUAL.com - Penguatan sinergi menuju Indonesia Maju dalam menciptakan akselerasi iklim investasi yang kondusif di bidang penegakan hukum, Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat (Pabar) M.Yusuf menemui Gubernur Dominggus Mandacan, sekaligus berilahturahmi sejak efektif beroperasinya kantor sementara Kejati di Bumi Kasuari ini.
Pertemuan di kantor Pemerintah Propinsi Pabar ini, Kajati Yusuf bersama para Asisten Kejati Pabar disambut baik Gubernur Dominggus bersama jajaran pejabat Pemerintahan Propinsi setempat.
"pertemuan kami dengan Gubernur Papua Barat, sebagai penguatan sinergi antara Kejati Papua Barat dengan Pemprop setempat, menuju Indonesia Maju, tentunya dalam penegakan hukum, baik itu di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, Ketertiban dan Ketentraman Umum dengan bentuk kearifan lokal," ucap Yusuf dalam keterangannya, di Monokwari, Pabar, Senin (27/1/2019).
Dia menjelaskan sejak tahun 2018 Pemprop Pabar telah menyiapkan lahan tanah seluas kurang lebih 3 hektar, yang menghadap laut Samudra Pasifik untuk Kejaksaan. Saat ini kata dia, masih tahap pemerataan lahan dan pemagaran. Kedepan mereka berharap dapat berdiri kantor Kejati Pabar yang permanent.
"Sementara ini kantor Kejati masih mengunakan gedung milik Pemerintah setempat. Meski demikian intinya, bagaimana kami dapat memberikan kepercayaan kepada publik dalam penegakan hukum di Propinsi Papua Barat ini," ucap mantan Kepala Pusat DTF Badiklat Kejaksaan RI ini.
Yusuf yang sudah mulai melangkahkan kakinya dalam penegakan hukum di bumi Kasuari ini tak mengenal ruang dan waktu, sejak efektif dioperasionalkannya kantor Kejati Papua Barat pada 7 Januari 2020 lalu, dia bersama Wakilnya Leonard Simanjutak dan jajaran asisten serta para pegawai, mulai bergerak dengan semangat kebersamaan dalam bekerja.
"Kantor ini mulai efektif beroperasi 7 Januari tahun ini, karena itu saya bersama wakil saya mengajak kawan-kawan yang bertugas di Kejati untuk semangat bekerja tanpa mengenal ruang dan waktu serta tempat dimanapun ditugaskan," ungkapnya.
Lanjut dia, sesuai 7 arahan Jaksa Agung Burhanuddin, dalam pengamanan Investasi dan usaha, maka diperlukan semangat bersama dengan landasan komitmen yang kuat untuk membuat Indonesia lebih baik, melalui upaya menjalin hubungan secara strategis dan koordinatif lintas sektoral.
"Pesan beliau (Pak Jaksa Agung) hubungan yang strategis ini menjadi sebuah penguatan dan menjaga agar agenda Pembangunan menuju Indonesia Maju dapat terlaksana dengan baik, sehingga hasilnya segera dapat dirasakan oleh masyarakat," tandas dia. (#)

Berita Lainnya
KPK Bakal Panggil Pihak-Pihak Yang Relevan, Soal Jual Beli Jabatan Kemenag
Plh Bupati Bengkalis Paparkan Sejumlah Kersiapan dan Penanganan Covid-19
Ketua DPRD Riau Kunjungi Korban Kebakaran di Inhil
Korban Penganiayaan Sadis di Rohil akan Temui Kapolda Riau, Karena Tak Kunjung Dapat Keadilan
Dugaan Kredit Macet PT PER, Kejari Riau Sudah Kantongi Nama Calon Tersangka
Sebelum 31 Maret, Bupati Kampar Serahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah ke BPK Riau
Kadis PU Siak Laporkan Pengunjukrasa, Merasa Nama Baik Dicemarkan
Penemuan Mayat di Tembilahan, Ini Hasil Visumnya
Terkait Dedie Terjon Kepolitik, KPK Didesak Bentuk Kode Etik
Bahkan Harus Menggunakan Pompong Kesekolah, Mengajar di Daerah Pasang Surut, Begini Kisah Perjuangan Guru di Inhil
Mega Minta Gibran Baca 4 Buku "Kursus Politik untuk menempa Diri"
Siswa SMP Terkejut, Wakapolresta Pekanbaru Edi Sumardi Menjadi Pembina Upacara Mereka