PILIHAN
Banyak Jamaah Haji Indonesia Tersesat, Ternyata Ini Penyebabnya
Bualbual.com - Mekah, Kasus jamaah calon haji tersesat terutama di Masjidil Haram selalu ditemui petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).
"Dari sekian persen jamaah kesasar adalah jamaah baru datang. Yang menyedihkan lagi, ada dari mereka tidak menggunakan identitas, yang notabene tingkat pendidikannya rendah," ungkap Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah Arsyad Hidayat di hadapan rombongan kunjungan kerja pengawasan haji Komisi V, VIII, IX DPR RI, Sabtu (28/08/2016).
Selain faktor di atas, banyaknya jamaah berusia lanjut juga menjadi variabel lain.
Tahun ini jamaah risiko tinggi (risti) lebih banyak dari tahun sebelumnya yaitu dari 83.730 menjadi 95.210 jamaah. Para jamaah juga acapkali kurang melakukan pengenalan lingkungan dulu. Begitu tiba di Masjidil Haram langsung melakukan ibadah.
Untuk meminimalisasi jamaah yang kebingungan arah, PPIH Daker Makkah tahun ini menyiagakan personel 24 jam di 9 sektor pemondokan dan 1 sektorsus di Masjidilharam.
Pos-pos tersebut diperkuat sekira 856 orang petugas. Terdiri dari PPIH Kemenag 267 orang, TKHI Kemenkes 162 orang, tenaga musiman 159 orang, tenaga musiman Kemenkes 150 orang, dan tenaga musiman transportasi 118 orang. Sementara Sektorsus diperkuat 15 personel TNI-Polri.
Persiapan petugas sebanyak itu berdasarkan profil jamaah yang mencatat pendidikan terbanyak dari tingkat sekolah dasar (SD) mencapai 35.252 orang atau 33 persen dari total jamaah. Diikuti jumlah lulusan SMA sekira 25 ribu atau 24 persen. Jamaah yang telah mempunyai pengalaman berhaji pun hanya 1, 67 persen atau 1.753 orang.
"Ini sekaligus sesuai program prioritas kami tahun ini dengan penempatan petugas sektor di hotel jamaah haji," ujar Arsyad.
Sumber : Okezone.com
Pos-pos tersebut diperkuat sekira 856 orang petugas. Terdiri dari PPIH Kemenag 267 orang, TKHI Kemenkes 162 orang, tenaga musiman 159 orang, tenaga musiman Kemenkes 150 orang, dan tenaga musiman transportasi 118 orang. Sementara Sektorsus diperkuat 15 personel TNI-Polri.
Persiapan petugas sebanyak itu berdasarkan profil jamaah yang mencatat pendidikan terbanyak dari tingkat sekolah dasar (SD) mencapai 35.252 orang atau 33 persen dari total jamaah. Diikuti jumlah lulusan SMA sekira 25 ribu atau 24 persen. Jamaah yang telah mempunyai pengalaman berhaji pun hanya 1, 67 persen atau 1.753 orang.
"Ini sekaligus sesuai program prioritas kami tahun ini dengan penempatan petugas sektor di hotel jamaah haji," ujar Arsyad.
Sumber : Okezone.com

Berita Lainnya
Pompong Pengangkut Satu Keluarga Karam Sungai Indragiri, Bocah 6 Tahun Meninggal Dunia
Rahmatuzzahrah Hayatina Juara Tiga di Amerika Serikat
Sehari Negara Rugi Rp 1,9 Miliar, Polda Riau Gulung Sindikat Pencuri Minyak Mentah Milik Chevron
Ketua FLP Inhil : Apresiasi Pak Said Memberikan Dorongan Kuat Kemajuan Berkomunitas di Indragiri Hilir
BPN Berbicara Janji Prabowo Naikkan Anggaran Pertahanan Hingga Bela Palestina
Bocah 5 Tahun Kec Keteman Dicabuli Seorang Pemuda Dewasa Yang Tengah Naik Nafsu
APK Yang Menyalahi Aturan Kampanye, Bawaslu Pekanbaru Mulai Turunkan
Gubri Syamsuar, Tunjuk Sekda Bengkalis H Bustami HY Sebagai PLH
Gubernur Riau Keluarkan SE Tentang Layanan penyelenggaraan Pendidikan Dalam Masa Pencegahan Covid 19
Dokter Katakan Donald Trump 'merekayasa' surat keterangan kesehatan
Pemkab Inhil Minta Akademisi UR Lakukan Riset Perkelapaan
Bantuan untuk Rumah Ibadah Rp4,4 Miliar Ternyata Belum Dijalankan Pemprov Riau 'Realisasi APBD 2019'