PILIHAN
Komunitas Akari Cek Konon Lingga Siap Ikut Fashion Carnival di FBK 2016
BualBual.com - Pemerintah Kabupaten Lingga melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Lingga akan mengirim kontingen fashion carnival, Kelompok Akari Cek Konon, untuk mengikuti kegiatan Festival Bahari Kepri (FBK) yang akan berlangsung pada bulan Oktober 2016 mendatang. Hal tersebut disampaikan Kadisbudpar Lingga, M Asward melalui Kabid Pemasaran dan Penyuluhan Disbudpar Lingga, M Ayub.
Untuk mendukung suksesnya kegiatan puncak Sail Karimata 2016 yang akan berlangsung di ibukota Provinsi Kepri, Tanjungpinang, sejumlah acara pendukung dalam even yang diberi nama FBK seperti Kepri Carnival dan lomba kapal hias akan diikuti Kabupaten Lingga.
“Kita akan kirim kontingen untuk mengikuti kegiatan pendukung FBK. Untuk Kepri Carnival, Komunitas Akari Cak Konon yang kemarin mengikuti Wonderful Archipelago Indonesia (WACI) dalam gelaran Jember Fashion Carnival (JFC) di Jember kemarin. Selain itu, Lingga akan ikut dalam kegiatan kapal hias,” ungkapnya, Selasa (13/9).
Sementara itu, anggota Akari Cek Konon Lingga, Yova mengatakan, hingga kini pihaknya bersama rekan-rekan komunitas tengah mempersiapkan kostum pada ajang tersebut. Sebagai peraih juara umum dalam Kepri Carnival pada 2014 lalu, dikatakan Yova, tentu Lingga membawa tanggung jawab besar mempertahankan prestasi tersebut. Terlebih lagi even nanti bertaraf nasional.
“Semoga tahun ini kita masih bisa mempertahankan. Lewat kostum kami ingin mengangkat dan memperkenalkan Lingga,” ungkap Yova bangga menjadi mitra pemerintah tersebut memperkenalkan keunikan Lingga lewat fashion carnival.
Untuk tema Kepri Carnival yakni Tepak Sirih, Jong, Mak Yong dan Seafood Paradise diajang FBK 2016, kata Yova, pihaknya sudah memiliki 20 kostum lengkap. Setiap cabang akan diikuti. Dengan adanya even seperti ini, kreativitas anak-anak muda Lingga dan wilayah Kepri untuk berkreasi akan semakin mudah. Apalagi baru-baru ini, Kepri dalam ajang WACI yang diselenggarakan Kemnpar pendukung kegiatan JFC diapresiasi sebagai kontingen teramah.
“Kostum kita buat sendiri, mendanai sendiri, merancang sendiri dan memakai sendiri. Ada bahan bekas dan bahan jadi juga yang kita gunakan. Tergantung kreasinya lagi. Kendala kita di daerah ini, kita kesulitan mencari bahan kostum. Harga juga mahal termasuk aksesorisnya juga. Rata-rata kita kirim dari luar, ada juga yang kita daur ulang,” beber Yova pendiri Akari Cek Konon Lingga tahun 2014 silam.
Namun begitu, Yova optimis bersama rekan-rekannya yang kini semakin bertambah ramai anak-anak muda yang ikut berkreasi di bidang fashion, Lingga mampu mempertahankan gelar juara umum dalam ajang Kepri Carnival FBK 2016.
“Dalam ajang nanti, kita juga akan memperkenalkan Tudung Manto, sebagai ikol Lingga Bunda Tanah Melayu agar lebih dikenal luas. Potensi daerah ini akan mengangkat Kabupaten Lingga,” tutupnya.
sumber : batampos.co.id

Berita Lainnya
Selebrasi Kontroversial, Ronaldo Bisa Dihukum UEFA
Dugaan Selingkuh Oknum Dewan Ini Kata 'Panglima Laskar Melayu Riau Kuansing'
Madrid Ukir Rekor Baru Usai Kalahkan Deportivo
BNN Apresiasi Kepolisian Rohil, Telah Berhasil Menangkap Bandar dan Pengedar Sabu di Wilayah Bagansiapiapi
Sudah 1 Tahun Dinyatakan Lulus, Nasib PPPK Kampar Sampai Sekarang Belum Terima SK
Diperiksa 3 Jam, Rizal Ramli Minta Bareskrim Panggil Surya Paloh
Diduga Lucehkan Ayat Alquran, Tiga Anak di Bawah Umur di Selatpanjang Diperiksa Polisi "Baca surah Al Fatihah Gunakan Hio Budha"
Pjs Bupati Inhil Rudyanto Lantik Penjabat Kepala Desa 2 Kecamatan Sekaligus
Waspada Corona, Pemprov Riau Liburkan Guru
Ditargetkan 100 Ribu Keluarga Tersambung Listrik, Hingga Akhir Tahun
Tidak Menariknya Liga Lokal Michael Owen Tolak Bermain Di Indonesia Karena Alasan Kesatuan
Bupati Inhil HM Wardan Jenguk Indra Muchlis Adnan di RSUD Puri Husada Tembilahan