PILIHAN
Terbentur Anggaran, Sea Eagle Boat Race Tak akan Digelar Tahun 2017
bualbual.com- Kepri, Terkendala anggaran, satu kegiatan bertaraf internasional yakni Sea Eagle Boat Race tak akan digelar tahun 2017 ini.
Namun demikian, event lain seperti Tour de Barelang, Kenduri Seni Melayu juga Nongsa Challenge tetap digelar.
“Tahun ini memang kami tidak gelar karena kendala ketersediaan anggaran,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Periwisata (Disbupar) Kota Batam Pebrialin.
“Mudah-mudahan 2018 kita selenggarakan lagi. Kalau yang lain (even lain) masih (terselenggara),” lanjutnya.
Seperti diketahui event internasional diharapkan mampu menarik wisatawan. Berkurangnya penyelenggaraan even internasional bertolak belakang dengan upaya Pemko Batam memenuhi target kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) tahun 2017 sebanyak 1,8 juta wisatawan, target ini naik dari capaian tahun 2016 sebanyak 1,6 juta wisman.
“Tapi masih ada cara lain mendatangkan wisatawan,” tmbahnya.
Diantaranya, berupaya mendorong stakeholder lain ikut menggelar kegiatan yang mendukung kunjungan wisman ke Batam. Terakhir, pihaknya mengikuti pertemuan yang menghadirkan beberapa pelaku pariwisata, seperti ASITA (Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies), Himpunan Pramuwisata indonesia (HPI). Juga hadir perwakilan tour guide perwakilan Singapura,.
“Ini salah satu upaya kami menarik wisman. Kami harapkan tour guide Singapura ini mengarahkan sebagian tamunya ke Batam, kolaborasi kita,” ucapnya.
Kunjungan wisman dinilai masih bakal ‘kencang’ mengingat ada banyak event tahunan di Batam yang juga digelar para pelaku wisata.
“Tinggal bagaimana kami meramu, dengan mendukung kegiatan pelaku wisata,” ucapnya.
Sementara itu, walikota Batam Rudi beberapa waktu lalu mengatakan pihaknya terus melakukan pembenahan infrastruktur guna mendukung kunjungan wisatawanke Batam, salah satunya dengan memperindah kota dengan mebuat lampu hias jalan juga target Batam yang bersih.
“Supaya target touris 1,8 juta bisa kami dapat, bahkan saya bilang harus 2 juta lah jangan 1,8 juta lagi. Semakin banyak turis masuk semakin banyak PAD (Pendapatan Asli Daerah) kita,” pungkasnya
BB.C/Adit_batampos.co.id

Berita Lainnya
Pulang dari Malaysia, 115 Warga Bengkalis Dikarantina
Wagubri Sebut Sebagian akibat Obat dari Dokter "Puluhan ASN Pemprov Riau Positif Narkoba"
Kasdim 0314 Inhil Hadiri Apel HUT Korpri Tahun 2019
Gubri Syamsuar Harap Pemerintah Pusat Segerakan Labor Kesehatan Covid-19 di Riau
Anang Hermansyah Janji Bakal Kaji Ulang Masukan untuk RUU Permusikan
Bupati Inhil HM.Wardan Apresiasi Kegiatan Haul Sekampung Yang di Gelar Masyarakat Desa Mumpa
Diancam Akan Dibunuh, Ibu Muda Digenjot Tetangga Berulang Kali sampai Pagi
Satpol PP Rohil akan Tertibkan Gelanggang Permainan Gelper dan Tertibkan Bangunan Tanpa Izin
Mulai Langka di Peredaran, Warga Bengkalis Antre Demi Mendapatkan Gas Elpiji 3 Kg
Terjadi.. Video "Woii Udah Ngopi Belon" Jadi Ucapan Para Artis
Buat SALAH Menangis, Madrid Juara APorLa13 Liga Champions Usai Bungkam Liverpool 3-1