PILIHAN
Alm, KH Hasyim Muzadi dan Cita-cita yang belum tercapai
bualbual.com. Sosok KH Hasyim Muzadi merupakan sosok yang sudah tidak asing bagi warna NU dan masyarakat Indonesia. Kesalehan dan mimpinya menjadikan Islam sebagai rahmatan lilalamin menjadi kenangan yang yang mendalam bagi tokoh bangsa . Namun siapa sangka, di balik mimpi besarnya itu ada satu keinginan yang belum terwujud sampai akhirnya KH Hasyim Muzadi meninggal dunia.
Menurut salah satu kerabat dekat KH Hasyim Muzadi, Ahmad Sodiq mengungkapkan mimpi dari sang kyai yang belum tercapai, yakni beliau ingin membangun Pondok Pesantren Al Hikam di Bogor.
"Itu terakhir saya bersama beliau. Pada saat itu kami mengecek lokasi yang akan dibangun pondok. Tepatnya di Desa Iwel Bogor, Jawa Barat," ungkap Sodiq saat ditemui di Pondok Pesantren Al Hikam, Kamis (16/3).
Niat tersebut sempat diungkapkan oleh almarhum Desember 2016 lalu. KH Hasyim Muzadi mengatakan bahwa lokasi ini akan dibangun Pondok Pesantren Al Hikam yang kedua.
"Alhamdulillah pada saat itu proses nego tanah pun selesai kami laksanakan. Dan tanah tersebut resmi jadi milik Al Hikam. Beliau juga bilang ini kita akan cari uang untuk segera bangun pondok," tambahnya.
Namun sayangnya, sebelum impiannya tercapai, ia pun sudah terlebih dahulu dipanggil Sang Khalik.
"Hingga beliau meninggal semangat itu masih ada. Beliau ingin mengembangkan pondok dan menjadikan para hafiz penghafal Alquran bisa bersaing dengan profesi yang lainnya," terang Sodiq.
bb.c/brilio.com
"Itu terakhir saya bersama beliau. Pada saat itu kami mengecek lokasi yang akan dibangun pondok. Tepatnya di Desa Iwel Bogor, Jawa Barat," ungkap Sodiq saat ditemui di Pondok Pesantren Al Hikam, Kamis (16/3).
Niat tersebut sempat diungkapkan oleh almarhum Desember 2016 lalu. KH Hasyim Muzadi mengatakan bahwa lokasi ini akan dibangun Pondok Pesantren Al Hikam yang kedua.
"Alhamdulillah pada saat itu proses nego tanah pun selesai kami laksanakan. Dan tanah tersebut resmi jadi milik Al Hikam. Beliau juga bilang ini kita akan cari uang untuk segera bangun pondok," tambahnya.
Namun sayangnya, sebelum impiannya tercapai, ia pun sudah terlebih dahulu dipanggil Sang Khalik.
"Hingga beliau meninggal semangat itu masih ada. Beliau ingin mengembangkan pondok dan menjadikan para hafiz penghafal Alquran bisa bersaing dengan profesi yang lainnya," terang Sodiq.
bb.c/brilio.com

Berita Lainnya
Gudang Pembuatan Tengki Air Pekanbaru Terbakar Hangus
Untuk Lipat Surat Suara, KPU Pekanbaru Siapkan 200 Orang
Pemkab Kampar: Musrenbang RKPD 2021 Pakai Video Confrense Ini yang Pertama di Riau bahkan di Indonesia Sukses dilaksanakan
Akan Dimakamkan di Italia, Jenazah WNI Korban Kecelakaan Ethiopian Airlines
Terkait penghadangan Tokoh Aksi #2019GantiPresiden, LAM Riau Beri Waktu 4 Hari Agar Etnik Dalang Kerusuhan di Bandara SSK II Berikan Klarifikasi
Tiga organisasi Mahasiwa di Inhil Bergabung Dalam Diskusi Publik Antara Aturan, Penolakan dan Kebebasan Beragama
Viral! Ceramah Ustaz Zainul Al Makruf Bikin Heboh Warga Siak, Sebut Tagline PAS Ungkapan SARA
Lucu-Lucu Bareng Gubri Andi Rachman dalam kegiatan One Day For Children 2017
Bawaslu Riau Nyatakan Hentikan Penelusuran Dugaan Pelanggaran Plt Bupati Siak dan Pj Bupati Inhil
Ketua AMPG Inhil, Merasa dilecehkan Beredarnya Ke Publik Ada Masyarakat Rugi dalam Agenda Pengobatan Gratis Partai Golkar
Dewan Riau Pesimis Tol Pekanbaru - Dumai Rampung 2019
Tingkatkan Profesionalisme dan SDM, DWP Kampar Sharing Program ke DWP Jawa Barat