PILIHAN
Bikin Resah Masyarakat, MUI Rohil Minta Polisi Tutup Lokasi Perjudian
bualbual.com, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) kabupaten Rokan Hilir, H Wan Ahmad Syaiful meminta pemerintah dan kepolisian Rohil menutupkan lokasi permainan judi Gelper,judi togel, judi Dadu dan judi lainnya yang beroperasi di bulan suci Ramadhan, karena dapat mengurangi nilai ibadah dan meresahkan masyarakat menjalankan ibadah puasa.
“Judi itu haram hukumnya, bukan saja di bulan suci Ramadhan diluar bulan puasa hukumnya haram juga,”ujar ketua MUI Rohil saat dikonfirmasi oleh media ini melalui selurernya.
Menurut H Wan Ahmad Syaiful, apa bila yang haram dibiarkan terus menerus bisa menjadi nampak negatif bagi masyarakat. Jika tidak ada peduli untuk mencegah judi tersebut maka Allah SWT pasti akan menurunkan laknatnya.
Pada tanggal 17 April 2017 dirinya telah melaporkan dan mengharapkan kepada pihak kepolisian agar peduli dan menutupkan tempat perjudian tersbur.
Sementara itu pihaknya juga telah melakukan pertemuan dengan Wabup Rohil pada tanggal 22 April 2017 kemarin, kami menyampaikan pemerintah agar peduli kepada judi yang berjamur di Bagansiapiapi khususnya.
Wabup Rohil berjanji akan melakukan pertemuan secepatnya dengan Forkompinda Rohil mengenai perjudian yang meresahkan masyarakat yang ada di Rohil dan sekitar nya,” kata H Wan Ahmad Syaiful mengakhiri.(rahmat )

Berita Lainnya
Gubernur Imbau Kepala Daerah Antisipasi Banjir "Riau Mulai Musim Hujan"
Waduh.... Prabowo tak siap maju Pilpres karena faktor usia dan elektabilitas
Edarkan Sabu - Sabu, Satu Pemuda Air Molek, Ditangkap Polisi
Ramona Pinta Polres Siak Pulihkan Nama Baiknya
Gelegak Mencurigakan, 2 Pemuda Diamankan Polsek Pelangiran Miliki Paket Shabu
Terdeteksi Sebanyak 28 Titik Panas di Riau
Lima WNA Yang Terdampar di Bengkalis, Segera Dipulangkan
Titik Panas Terdeteksi di Tiga Wilayah di Daerah Riau
Warga Serang Temukan 2.800 e-KTP di Semak Belukar
Lagi, Gosip Asmara Ayu Ting Ting dengan Lelaki Beristri
Ruas Jalan di Tembilahan Rusak Parah, Dinas PUPR Riau Segera Perbaiki
AHY: Harga-harga Pada Naik, Yang Turun Hanya Harga Diri