PILIHAN
Pemkab Inhil Mendapat Respon Positif Dari Pemerintah Pusat dalam Penyelamatan Kebun Kelapa
bualbual.com, Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan salah satu kepala daerah memiliki semangat untuk memperjuangkan program penyelamatan kebun kelapa milik masyarakat.
Semangat ini mendapat respon positif dari pemerintah pusat, mengingat lahan perkebunan kelapa yang ada di Kabupaten Inhil terluas di Indonesia. 18/09/17
Maka itu kalau tidak diselamatkan dengan cepat kondisi tersebut hanya menjadi kenangan.
“Kita sangat komitmen untuk mempertahankan luas perkebunan kelapa. Hanya saja butuh sinergi antara pemerintah daerah, petani dan pihak swasta,” kata Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian RI, Bambang, menangapi ekspos Bupati Inhil HM Wardan, beberapa hari lalu.
Untuk mempertahankan perkelapaan Indonesia, Direjen Perkebunan Kementrian Pertanian mengatakan perlu penguatan kelembagaan dan kerjasama semua pihak, daerah silahkan lakukan pembinaan, pemerintah pusat yang akan menyediakan fisiknya, selain itu pihaknya juga sangat mendukung target perluasan kebun kelapa Indonesia hingga 5 juta hektar.
Sementara Bupati Inhil HM Wardan, memaparkan beberapa upaya yang sudah dilakukan untuk menyelamatkan perkebunan masyarakat.
Dianataranya, pembangunan, tanggul (trio tata air), menyediakan bibit dengan sistem peremajaan kebun dan pemberian alat berat berupa ekskavator, walau dengan banyak keterbatasan, hal tersebut tetap menjadi prioritas.
“Walau memiliki keterbatasan kemampuan anggaran, hal ini tetap menjadi komitmen kami di daerah untuk menyelamatakan perkelapaan Indonesia khususnya di Indragiri Hilir,” jelas Bupati Inhil HM Wardan.
Dari luas perkebunan kelapa yang ada, sebagain besar adalah milik masyarakat. Itulah salah satu dasar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil sangat antusias dalam memperjuangkan penyelamatannya dan hampir 70 persen masyarakat didaerah bergantung pada sektor perkelapaan.
“Mau tidak mau dalam hal ini, harus ada peran pemerintah pusat. Minimal dalam mencarikan investor dibidang perkelapaan. Dengan begitu bisa membantu menyelamatkan perkebunan kelapa yang ada,” harapnya.
Sektor perkelapaan di Inhil memiliki potensi yang cukup besar. Terlebih jika tidak ada kondisi perkebunan yang rusak. Dari sisi geografis, daerah itu terletak diantara beberapa negara maju. Seperti Malaysia, Singapura dan Thailand. Dengan kondisi itu jelas sangat diuntungkan.(adv/diskominfo/muji)

Berita Lainnya
Direktur Riset PolMark Indonesia Klarifikasi Soal Ada Nama "Bandung" dirilis Survei Pilkada Riau
5 Fakta Unik Aries Susanti Atlet Panjat Dinding Cantik Indonesia "Pecahkan Rekor Dunia"
Keluhan Masyarakat Larangan Sepeda Motor Lewat Flyover, Polisi Rencanakan Sistem Jam
Haul Akbar Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani, Bupati Inhil: Kehadiran Masyarakat Tanda Cinta Terhadap Syiar Islam
UAS Kembali Tak Hadiri Sidang Penghinaan 'Masih di Malaysia'
Viral di Medsos, Diduga Oknum Pegawai Rumah Sakit Remes-Remes Dada Pasiennya,Anggota DPR: Pokoknya Saya Kutuk Kejadian Itu
Kadiskes Riau : 46 Orang PDP di Riau Sudah Dipulangkan
Dani M. Nursalam Kepelangiran Warga Keluhkan Aktivitas PT THIP Sebabkan Abrasi Sungai
Korsleting Listrik, Hotel Tasia Ratu Pekanbaru Terbakar
Stadion Beringin Tak Cukup Angker, PSPS Taklukan PERSIH FC 3-1
Sijago Merah Mengamuk Di Inhil Satu Unit Rumah Hangus Terbakar
Pemkab Inhil Sudah Menetapkan Direktur PDAM-TI dan Direktur Operasional KIG