PILIHAN
Sepuluh Ribu Anggota Aksi Akan Melumpuhkan Ibu Kota Provinsi Riau
bualbual.com, Para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Honorer lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, khususnya yang berada di lingkungan Kantor Gubernur Riau, dihimbau agar yang membawa kendaraan pribadi, Senin besok (23/10/2017), dapat memarkirkannya di tempat yang disediakan. Himbauan yang disampaikan Pemprov Riau melalui pesan singkat elektronik oleh Humas Setdaprov Riau itu ditembuskan langsung ke Gubernur Riau, Wakil Gubernur Riau dan Sekdaprov Riau.
Kepala Biro Humas Setdaprov Riau, Firdaus, saat dikonfirmasi Awak media mengatakan bahwa himbauan ini dikeluarkan setelah mengikuti rapat bersama Polda Riau sebelumnya.
"Kemarin kita rapat bersama Polda Riau. Diinformasikan Senin besok akan ada demo besar-besaran ke Kantor Gubernur. Makanya untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, kita himbau seluruh ASN dan Pegawai Kantor Gubernur agar tidak memarkirkan kendaraannya sembarangan. Masukkan kendaraan ke dalan area Kantor Gubernur," jelas Firdaus saat dihubungi melalui telpon selulernya, Ahad (22/10/2017).
Demo yang akan dilakukan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Riau tersebut, sambung Firdaus, terkait dicabutnya Rencana Kerja Umum (RKU) PT RAPP oleh Kementerian LHK menyusul terbitnya Permen LHK Nomor 1 Tahun 2017 tentang HTI.
"Info dari Polda demo tersebut akan diikuti oleh 10 ribu orang. Makanya kita berjaga-jaga agar tak terjadi apa-apa," pungkas Firdaus.
Sebagai tambahan informasi Pencabutan RKU PT RAPP dan disusul terbitnya Permen LHK Nomor 1 Tahun 2017 tentang HTI, menurut Kementerian LHK karena menganggap perusahaan kertas terbesar di Asia itu tidak patuh pada aturan pengelolaan gambut. Sehingga berpotensi merusak lingkungan dan ekosistem gambut.
Tapi, dengan dikeluarkannya Permen tersebut, diperkirakan hampir 70 persen karyawan dari perusahaan di bawah naungan Asia Pacific Resources International Limited (APRIL) beserta unit-unitnya terancam di PHK. Seperti yang dipaparkan Husni Thamrin, Anggota DPRD Riau Dapil Pelalawan & Siak, ini tentu akan menambah daftar panjang pengangguran di Bumi Lancang Kuning.
"Kalau Permen ini diberlakukan, hampir 70 persen karyawan RAPP akan di-PHK,” ungkap Husni saat memimpin seratusan orang dari perwakilan Serikat Pekerja (SP) PT RAPP beserta paguyuban dari Pelalawan menemui Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, Ahad pagi (15/10/17), di rumah dinas Gubernur, Pekanbaru.(ziq/sjc)

Berita Lainnya
Rapat Paripurna Ke 9 Masa Persidangan 1 Tahun 2018, DPRD Inhil Sahkan 5 dari 6 Ranperda Usulan Pemkab
Nurfaisal: Corona Belum Begitu Berimbas ke Perekonomian Daerah
Wiranto Langsung Diterbangkan Dengan Helikopter Menuju RSPAD Jakarta
Mengapa Anambas yang Diusulkan Jadi Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata di Kepri?
Bupati Bengkalis Amril Mukminin: Soal Videotron Agar Langsung Di Tanyakan Ke Dinas Terkait.
Pelaku Karlahut Di Siak Kecil, Sempat Kabur Ke SUMUT, Akhirnya Ditangkap Polres Bengkalis.
Ketua KPU Rohil Suprianto, Bawaslu pihak kepolisian serta TNI menyaksikan pembongkaran surat suara
Jadi Alasan Pemprov Riau Bangun Gedung Polda dan Kejati, Banyak Dibantu Polisi dan Jaksa Kejar PAD
Banjir Mengancam, Asap Hilang, Diskes Riau Mulai Waspada
Siapa Tokoh Nasional Yang Nyatakan Siap Turun Aksi 2 Desember Mendatang?
Tim Gugus Tugas Bantah Isu lockdown di Inhil
Pemda Rokan Hilir Serahkan bantuan 163 Rumah Layak Huni ke Masyarakat Kurang Mampu