PILIHAN
Ketum Golkar Airlangga Tunjuk Letjen (Purn) Lodewijk, Pengganti Idrus, Ini Rekam Jejak Karirinya
Bualbual.com, Jakarta - Partai Golongan Karya menunjuk Letjen (Purn) Lodewijk Freidrich Paulus menjabat di posisi sekretaris jenderal partai. Bagaimana rekam jejak Lodewijk sebelum ditunjuk menjadi sekjen?
Pria kelahiran Manado 60 tahun silam ini mengenyam asam garam di dunia militer. Lulus dari akademi militer tahun 1981, ia langsung menjabat sebagai komandan pleton (Danton) Kopassandha yang kini bernama Kopassus.
Lodewijk menghabiskan sebagian besar karier kemiliterannya di korps baret merah itu hingga akhirnya dilantik menjadi Komandan Jenderal Kopassus pada tahun 2009 menggantikan Pramono Edhie Wibowo. Di masa kepemimpinan Panglima TNI Jenderal Moeldoko, Lodewijk ditunjuk menjadi anggota tim transisi PSSI di tahun 2015.
Lodewijk purna tugas dari dunia militer pada tahun 2015. Jabatan terakhir yang pernah ia emban adalah Komandan Pembina Doktrin, Pendidikan, dan Latihan (Dankodiklat) TNI dengan pangkat letjen.
Lepas dari militer, ia terjun ke dunia politik praktis dengan bergabung Golkar. Sebelum menjadi sekjen Golkar, ia menjabat sebagai Korbid Kajian Strategis dan SDM Golkar.
Namanya pernah diisukan menjadi sekjen saat Airlangga Hartarto menjadi Ketum Golkar. Terlebih saat Idrus Marham bertugas sebagai Menteri Sosial di kabinet kerja Jokowi-JK.
Lodewijk kini resmi menjabat sebagai sekjen Golkar. Pengumuman ini disampaikan langsung Airlangga.
"Saya akan memanggil pengurus Partai Golkar yang pertama, Sekretaris Jenderal Bapak Paulus Lodewijk," ujar Airlangga di kantor DPP Golkar, Jl Anggrek Neli Murni, Jakarta Barat, Senin (22/1/2018).
Airlangga menyebut tak ada intervensi di balik penunjukkan Lodewijk sebagai sekjen Golkar. "Tidak ada, tidak ada yang menekan," sebutnya.
Dengan bertugas sebagai sekjen, mampukah Lodewijk mengemban visi 'Golkar Bersih' seperti yang dikumandangkan Airlangga? ***(dkp/elz/dtk)

Berita Lainnya
Mendagri Tjahjo, Pertaruhkan Jabatannya Soal Kasus e-KTP Tercecer
Waduh! Ada Rumah Sakit di Pekanbaru Buang Limbah B3 Medis Sembarangan
Wilayah Siak Seperti Apa? Sebelum Dijadikan Kerajaan
BBKSDA Tetapkan Konsesi PT RIA Sebagai Zona Merah, Pasca Konflik Harimau dengan Petani Akasia
Universitas Mana Di Indonesia Yang JK Kritik Bersifat Kesukuan
BBKSDA Jelaskan Terkait Banyak Kawanan Gajah Liar Masuk ke Areal Perkebunan Warga di Riau
Ibunda Salman Tak Ingin Ada Kejadian Serupa dan Ingin Anaknya Cepat Sembuh
Setelah Pemkab Inhu Lunasi Tunggakan Rp 2,8 Miliar, PJU Kembali Dihidupkan
Bandar 98 Kg Narkoba Jaksa Putuskan Tuntutan Hukuman Mati
Kabut Asap Jalur Pelayaran Masih Aman, Sekolah di Meranti Tidak Diliburkan
Gubernur Syamsuar Peluk Rusli Zainal, Saat Bertemu di Lapas
Pompong Pengangkut Satu Keluarga Karam Sungai Indragiri, Bocah 6 Tahun Meninggal Dunia