PILIHAN
Kini TNI akan Turun Tangan Amankan Demo
Bualbual.com,Kepolisian Republik Indonesia dan Tentara Nasional Indonesia, telah sepakat menandatangani kerja sama terkait bantuan memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. Salah satu bentuk kerja samanya adalah TNI akan membantu Polri mengamankan demo atau unjuk rasa.
Dari informasi yang dihimpun, nota kesepahaman bernomor Kerma/2/I/2018 diteken Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto. MoU dilakukan pada 23 Januari 2018 saat Rapat Pimpinan Polri.
Adapun poin-poin yang tertulis dalam kesepakatan tersebut, yakni keikutsertaan TNI yang bersifat perbantuan dalam pengamanan unjuk rasa atau pun mogok kerja, kerusuhan massa, dan penanganan konflik sosial.
Selain itu, TNI juga membantu Polri dalam mengamankan kegiatan masyarakat dan/atau pemerintah di dalam negeri yang sifatnya lokal, nasional, maupun internasional yang memiliki kerawanan.
Mengenai kesepakatan tersebut, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan, keterlibatan TNI dalam pengamanan hanya sebatas menjaga objek vital.
"Di Rapim TNI-Polri kan kemarin kita sudah menandatangani MoU. Saya kira kami sudah dijelaskan bagaimana porsi-porsinya. Porsi polisi di mana, TNI di mana. Seperti kalau ada unjuk rasa, kemudian Polri ada di depan. TNI menjaga objek vital," kata Setyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat 2 Februari 2018.
Jika nantinya terjadi ketegangan dalam unjuk rasa, Setyo menegaskan, keduanya tetap pada tugasnya masing-masing, di mana Polri bersentuhan dengan masyarakat dan TNI tetap pada posisi membantu mengamankan objek vital.
"Saat terjadi eskalasi, tetap kita akan berbagi tugas yang intinya TNI punya tugas mengamankan objek vital yang ada di sekitar lokasi unjuk rasa. Polri yang tangani unras (unjuk rasa) sampai eskalasi. Kalau pun sampaichaos itu di-backup TNI," kata Setyo.
Lebih lanjut, jenderal bintang dua ini menyebut kesepakatan atau MoU tersebut dibuat untuk menegaskan tugas masing-masing instansi agar selalu bersinergi.
"Kita antisipasi saja supaya ke depan sudah jelas, siapa berbuat apa, siapa bekerja sama dengan siapa, dan siapa bertanggung jawab dengan siapa itu harus jelas," katanya.
Dalam kesepakatan tersebut juga tertulis, untuk biaya terhadap operasional bantuan dari TNI akan ditanggung oleh Polri dan atau sumber lain yang sah sesuai dengan peraturan perundang-undangan.*(viva.co.id)

Berita Lainnya
Setelah Di Tangkap Polisi, Pembunuh Ayu Mengatakan ''Aku Cemburu''
Didepan Mahasiswa Pemprov Riau Berjanji Revisi Perda Tentang BBM
Tragis..! Tabrakan Maut di Jalan Tanjung Harapan Tembilahan, 1 Orang Meninggal Dunia
Gara-gara Video Tik Tok Salat, 2 Orang Ini Panen Hujatan
Potret Kemiskinan di RI, Nenek & Kakek di Indonesia Hidup di Gubuk Reyot
Karhutla Kembali Marak di Riau, Titik Api Meningkat
Pemprov Riau Dirikan Posko Bersama di Perbatasan Tiga Provinsi
Kejati Riau Resmi Tetapkan Dua Tersangka Terkait Pegadaan Video Wall di Diskominfo Pekanbaru
Pencegahan Korupsi di Riau, KPK Sebut Sudah Bagus
Sempat Viral Dimedsos, Soal Ganti Rugi Lahan Tol Rp18 Ribu, HK: Itu Tidak Benar dan Sudah Diselesaikan di Pengadilan
Promosikan Budaya dan Pariwisata, Pemkab Gelar Inhil Culture Carnival 2016
93,60 Persen ODP di Kabupaten Bengkalis Merupakan Orang Tanpa Gejala Atau OTG