PILIHAN
Jusuf kalla: Puji Ustadz Somad Baik Tapi Diinternet Bilang Saya Ustadz Keras
Bualbual.com, Jakarta - Ustaz Abdul Somad menyampaikan ceramah dalam kuliah dhuha. Ada berbagai persoalan yang dia sampaikan, salah satunya soal citra dirinya yang sering disalahpahami.
"Di internet itu, katanya saya ustaz keras," kata Somad dari mimbar Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu 04/02/18
Acara ini dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) selaku Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), Wakil Ketua Majelis Pakar Dewan Masjid Indonesia (DMI) Budi Gunawan (Kepala BIN), dan Komjen Pol H Syafruddin (Wakapolri) selaku Wakil Ketua Umum DMI.
Somad melantunkan doa dengan dua gaya, yakni gaya Sumatra yang keras memekik, dan juga gaya Jawa yang cenderung lembut melodius. Somad menduga publik menilai dirinya sebagai ustaz keras karena menyaksikan saat dia melantunkan doa dengan gaya Sumatra.
"Pasti dia nontonnya (saat saya menyeru) 'abaikallah humma labbaik!'," kata Somad disambut tawa para jemaah yang memenuhi masjid ini sampai ke teras.
Maka dia kemudian melantunkan doa dengan cara lembut supaya warganet bisa menyaksikannya di video internet, supaya dia tak lagi dianggap ustaz keras.
"Yang jadi masalah, dia nggak bisa nonton. Nggak ada paket data," kata Somad disambut tawa jemaah.
Ceramah berlangsung santai dan penuh humor. Sebelum ceramah ini, Somad telah bersama JK sejak subuh tadi.***(detik.com)

Berita Lainnya
Mesut Ozil Jagokan Dua Klub Ini Juara Liga Primer Musim 2016-17
Guna Memperlancar Tugas, Polres Lampung Utara Gelar Latihan Bela Diri Untuk Anggota
Antisipasi Wabah Corona, Warga Perum Ricci Tahap Dua Kota Batam Gelar Bersih-Bersih Masjid 'Ishalahul Ummah'
Ternyata Inilah Makna Ritual Lepas Burung Saat Imlek
Jelang Milad Ke 52 Ini Persiapan Pemda Inhil Tahun 2017
BIN Sebut 50 Penceramah Berpaham Radikal, Wiranto: Awasi, Bersihkan
Kabid Tibum Dan PPD Hengki Irawan : Sesuai SE Plh. Bupati Bengkalis H Bustami HY, Perpanjang Masa Menutupan Sementara Tempat Hiburan Dan Warnet
Film Perdana: 'Lem Kambing Punye Pasal'
Siap Sumbang 25,7 Juta Suara, Eksponen Muhammadiyah Dukung Prabowo
Bukan Rp113 Miliar: Muhammad Firdaus, “Dana Dibutuhkan untuk Penanganan Covid-19 di Kabupaten Bengkalis Rp133 Miliar”
Kontrak PPPK dari Honorer K2 Seumur Hidup 'Pemda Tidak Mungkin'
Dampak dari Minim Murid, 18 SD di Pekanbaru akan Dimerger