PILIHAN
Sangketa Tanah Ulayat, Ribuan Massa Petani Kampar Duduki Kantor DPRD
Bualbual.com, Sedikitnya seribuan massa persukuan Piliang kabupaten Kampar mendatangi DPRD Kampar untuk menuntut penyelesaian sengketa tanah ulayat Datuk Pandak, Rabu 4 April 2018. Massa menuntut DPRD Kampar bisa secepatnya menyelesaikan sengketa lahan mereka dengan PTPN V.
Anwar selaku orator dalam orasinya menyampaikan bahwa massa yang hadir merupakan satu ikatan persukuan, terdiri dari anak kemenakan Datuk Pandak. Menurutnya masalah ini tidak selesai karena lambatnya proses Pengadilan Negeri Bangkinang yang terkesan tarik ulur.
“Kami anak kamanakan Dt. Pandak hanya ingin meminta hak kami yang di kuasai oleh PTPN V,” ucap Anwar di halaman gedung DPRD Kampar.
Selanjutnya Anwar juga meminta agar Pemda Kampar ikut terlibat membantu dan terlibat mengintervensi kasus tersebut di pengadilan. Dia juga berharap agar pengadilan serta pihak kepolisian dapat memberikan rasa keadilan dan bisa secepatnya mengeksekusi lahan seluas 2827 Hektar di areal dalam perhitungan sebagian Tapung dan sebagian di Batu langka.
Menanggapi hal tersebut Ketua DPRD Kampar Ahmad Fikri, S.Ag lmeminta massa agar bersabar, karena proses eksekusi lahan memerlukan waktu dan prosedur yang telah ditentukan.
“Saya menghimbau kepada seluruh rakyatku untuk bersabar. Kita akan segera mengeksekusi lahan milih kita. Ini hanya persoalan menunggu waktu yang tepat saja,” pinta Fikri.(vrc)

Berita Lainnya
Bagi Bandar dan Penjual Narkoba, BNN Terapkan Pidana Pencucian Uang
Komisi III DPRD Inhil Minta Pemkab Ambil Langkah Anitisipasi Terkait Longsor di Parit 6 Tembilahan
Kisah Tragis Lurah di Karimun coba Akhiri Hidup dengan Menenggak Racun Serangga
Warga Minta Perhatian Pemerintah, Jembatan Pulau Payung Kampar Rusak Parah
7 Cara Biar CV Lamaran Kerja Kamu Gak Berakhir di Trash E-mail atau Malah Tempat Sampah Beneran
Jubir KPK: Tim Amankan Dokumen Anggaran, Saat Geledah Dinas PU dan Disdik Kepri
Hasil BB Sitaan Narkotika Sat Res Polres Inhil Dimusnahkan
Putra Asli Riau Hampa: Ansar Ahmad Didukung DPP Golkar Sebagai Wagubri
Karam 113 Tahun Lalu, Kapal Rusia Bermuatan 200 Ton Emas Ditemukan
Bupati Wardan Gelar Press Conference Dengan Insan Pers
Sebanyak 841,71 Lahan Terbakar, Riau Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla 'Berlaku Hingga Oktober 2019'
Perguruan Tinggi Diklaim Dukung Prabowo-Sandi 'Dari Alumni 115'