PILIHAN
Simpan Sabu dalam Roti Tawar, Koki Kantin Lapas IIA Pekanbaru di Tangkap
Bualbual.com, Akibat nekat menyelundupkan sabu-sabu ke Lapas Kelas IIA Pekanbaru dengan cara menyimpannya di dalam roti tawar, Firman Ade Putra harus menanggung perbuatannya menghuni terali besi penjara. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai koki atau juru masak di kantin Lapas Kelas IIA Pekanbaru itupun terciduk oleh petugas lapas dan langsung diserahkan ke Polsek Bukit Raya, Sabtu (07/07/18) kemarin.
"Tersangka sudah diserahkan ke kita (Polsek Bukit Raya) karena ketahuan membawa sabu-sabu di dalam roti tawar untuk diselundupkan ke lapas," ujar Kapolsek Bukit Raya Kompol Pribadi, Ahad (08/07/18).
Kompol Pribadi menjelaskan bahwa terungkapnya upaya menyelundupkan barang haram yang dilakukan tersangka tersebut berawal dari kecurigaan salah satu petugas lapas yang saat itu sedang berjaga di Blok G. Petugas melihat tersangka datang membawa kantong plastik berisi roti tawar dan selai cokelat. Namun ketika dilakukan penggeledahan, petugas justru menemukan dua paket sabu-sabu di dalam roti tawar yang dibawa tersangka.
"Untuk siapa dan darimana sabu itu diperoleh tersangka, ini masih kita dalami (penyidikan). Dari tersangka diamankan juga barang bukti dua bungkus paket sabu-sabu," tutupnya.***(gas/rtc)

Berita Lainnya
Pulang Kampung,Sekda Inhil Hadiri Reuni Akbar SMPN 1 Kecamatan Gaung
Spartaners Mancanegara Akan Ramaikan Pulau Bintan Kepulauan Riau
Potret Kondisi Pelabuhan Domestik di Meranti Ambruk, Dishub Sudah Prediksi Akan Terjadi
Beginilah Cerita di Balik Pembongkaran Makam Karena Beda Pilihan Caleg
Permudah Masyarakat, Kadis Capil Inhil Akan Buka Kembali Pelayanan di Kecamatan
Gadis "Bedelau" Di Pelalawan Disetibuhi Oleh Remaja Di hutan Sawit
Suparman Ketua RAC Riau: Ucapkan Terimakasih Kepada Bupati Yopi Arianto
Kadernya Tertembak Anggota Brimob, Gerindra Kecam Keras
PBNU Keluarkan Rilis Tata Cara Memandikan Hingga mengkafani Jenazah Pasien Covid-19 Bagi Beragama Islam
Prabowo Bahas Pertemuan Megawati dengan Rachamawati
Polisi Inhil Sebut, Penemuan Potongan Tubuh di Gaung Korban Pembunuhan