PILIHAN
PDIP: Polri Wajib Melarang Gerakan Ganti Presiden
Bualbual.com, Anggota Komisi III DPR Henry Yosodiningrat mengapresiasi langkah-langkah kepolisian yang tidak ada di tahun #2019GantiPresiden di berbagai daerah di Indonesia.
“Demi masyarakat dan ketertiban masyarakat, maka Polri wajib melarang kegiatan itu,” ujar Hendri, Senin (27/8/2018).
Politisi PDIP ini menganggap, gerakan # 2019GantiPresiden dapat disebut sebagai perbuatan makar karena tidak ada pengakuan Joko Widodo (Jokowi) selaku Presiden Indonesia.
“Sedang Jokowi adalah Presiden RI yang sah hingga terpilih dan dilantik dan diucapkan oleh guru Mahkamah Agung RI,” tandasnya.
Selain itu, jelasnya, gerakan ini juga disebut sebagai bentuk bagi orang untuk tidak memilih calon presiden lain, selain Prabowo.
“Pemilu Presiden tanggal 17 April 2019 hanya ada dua pasangan yaitu Jokowi-Makruf dan Prabowo-Sandi,” imbuhnya
Oleh karena itu, Henry menetapkan bahwa Deklarasi tersebut merupakan salah satu bentuk perubahan antara kelompok orang Indonesia atau kelompok-kelompok yang ada di negara tersebut.
"Gerakan ini bahkan telah merendahkan martabat bangsa seperti dipasangnya spanduk-spanduk ditanah pada saat jutaan manusia dari berbagai belahan bumi sedang menunaikan Ibadah Haji," pungkasnya.
Editor: bbc
Sumber: Teropongsenayan.com

Berita Lainnya
Eddy Akhmad RM: Selain Prematur, Pernyataan Kepemimpinan Syam-Edy Tak Mampu Wujudkan Riau Lebih Baik Sangat Subyektif
Diduga Seorang Ayah Setubuhi Anak Kandung
Sukiman Besok Dilantik Jadi Bupati Rohil Definitif Gantikan Posisi Suparman Yang Terlibat Kasus
Team Restik Polres Bengkalis Bekuk Kurir Sabu di Parkiran Hotel Amadeo Duri
Selama 3 Hari, Akhirnya Korban yang Tenggelam di Sungai Indragiri di Temukan
Ditpolairud, Polda Kepri Buru Buaya yang Muncul di Galangan Kapal Nongsa Batam
Persaingan Tidak Sehat, Aqua vs Le Meneral KPPU Nyatakan Aqua Bersalah
Kepolisian Kec Gaung Kembali Temukan Tengkorak Manusia di tepi pingiran Sungai Gaung Desa Belantaraya
Tak Satupun Disanggupi Gubernur Riau, Dari 6 Tuntutan Mahasiswa Soal Karhutla
AS Roma Bikin Napoli Malu, Ini Dia Skor Pertandingannya
Tokoh liberal Ade Armando menuding Ustadz Abdul Somad Coreng citra Islam