PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Terungkap, Ternyata Uang Ketuk Palu APBD Jambi Tradisi Sejak 2009
Bualbual.com, Anggota DPRD Jambi dari Fraksi Golkar, Mayloedin mengungkapkan uang 'ketuk palu' di DPRD Jambi adalah hal yang biasa terjadi. Maymoedin menyampaikannya saat bersaksi sebagai salah satu anggota dewan yang kebagian uang suap dari Gubernur Jambi nonaktif Zumi Zola.
"Itu (uang ketuk palu) sudah tradisi. Zaman dulu aman-aman saja," kata Mayloedin di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (17/9).
Mayloedin mengungkapkan tradisi itu sudah ada sejak 2009. Dia terang-terangan mengatakan perilaku 'ketuk palu' sudah ada saat Gubernur Hasan Basri Agus memimpin Jambi.
"2009 sudah ada, tahun dulu enggak ada gejolak," jawab pria berumur 80 tahunan ini dengan santai.
Adapun besaran yang diterima per anggota dewan sebesar Rp185 juta per orang. Jumlah ini tidak berubah sejak tiga tahun terakhir. "(Uangnya) mengalir saja seperti air waktu itu," singkat dia.
Kendati begitu, Mayloedin menyatakan tidak pernah berhubungan langsung dengan Zumi Zola dalam menganggarkannya. Namun dia menarik kesimpulan bahwa eksekutif pasti mengetahui aliran suap tersebut.
"Saya kira beliau (Zumi Zola) pasti memahami. Kan dia managernya," tutup dia.
Dalam kasus ini, Zumi Zola didakwa menerima gratifikasi dengan total nilai Rp44 miliar dan mobil Toyota Alphard saat menjabat sebagai Gubernur Jambi. Ia juga didakwa menyetor Rp16,490 miliar ke DPRD Jambi.
KPK menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus korupsi APBD Jambi. Mereka adalah Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Jambi Erwan Malik, anggota DPRD Jambi dari Fraksi PAN Supriyono, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Jambi Arfan, dan asisten Daerah Bidang III Jambi Saifudin.
Dari tangan mereka, penyidik KPK mengamankan uang sebesar Rp4,7 miliar dari total 'uang ketok' yang diduga disiapkan pihak Pemerintah Provinsi Jambi sejumlah Rp6 miliar.
Editor : bbc | Sumber : cnnindonesia.com

Berita Lainnya
Penangkapan Andi Arief Tak Terkait Pemilu, Tegas Polisi
Atas Aksi Bela Uighur Di Indonesia, Muslim China Berterimakasih
Bentrok Antar Siswa Terjadi di Kota Jambi
Bupati HM.Wardan Resmikan PLTD (CTSM) Cahaya
Takbir..!!! Allahu Akbar, Infak Untuk UAS dari Jama'ah Inhil, yang Terbungkus Kain Sarung Berisi 200 Juta Rupiah
DPW PKB Riau Lakukan Baksos Semprot Disinfektan Fasilitas Umum dan Rumah Ibadah 'Perangi Corona Virus'
Bersama Istri Wabup Inhil Sholat Idul Fitri di Masjid Agung Al-Huda
Fadli Zon: Yusril Ihza Mahendra Lupa Jasa Kebaikan Prabowo
Gempa Bumi Pasaman Sumbar 5,6 Terjadi Pagi Tadi Menyusul Gempa di Solok
WWF Minta Pemprov Riau Serius Atasi Konflik Antara Manusia dan Satwa
Nelayan Hilang Terseret Arus di Perairan Pulau Halang Rohil "Basarnas Turunkan Tim"
Buka Puasa Bersama Pemda Inhil di Jakarta, Hanya Kegiatan Buang Anggaran Saja! Benarkah?