PILIHAN
Riau Expo 2018 FPTI Pekanbaru Unjuk Kebolehan Lewat Seru Mini Competisi "Dyno climbing"
Bualbual.com, Selama sepekan, Riau Expo 2018 yang bertempat dihalaman Kediaman Gubernur Riau, nampak dipadati berbagai stand, mulai dari informasi tentang pemerintah, kuliner dan produk unggulan lain tersaji dengan rapi dan indah.
Tak kalah pentingnya, diantara stand yang ada, salah satunya adalah stand Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Pekanbaru, mulai dari pembukaan hingga akhir penutupan, jarang sepi dari pengunjung.
“Bahkan, kami sempat tidak bisa melayani satu persatu, bagi pengunjung yang ingin mencoba bagaimana teknik dan cara menjadi atlet panjat tebing yang terbaik, sebagaimana yang sudah dibuktikan oleh atlet-atlet Indonesia terbaik pada saat Asian Games 2018 Jakarta-Palembang belum lama ini”, kata Vaya selaku koordinator Stand FPTI kota Pekanbaru, Jumat (9/11/2018) siang.
Selain itu, FPTI Pekanbaru juga, membuka bazar alat-alat outdoor dan memberikan beberapa doorprice bagi semua pengunjung. Disela bergulirnya kegiatan tersebut, juga pengunjung dimanjakan dengan penyajian menarik dan seru Mini Competisi "Dyno climbing", diikuti oleh berbagai club panjat tebing, diantaranya, Mapala serta umum.
Vaya menjelaskan, club yang ikut competisi tersebut melibatkan, mulai dari club panjat tebing Mapala Sakai/Fisip, Sungkai/Faperta, Batara/Bahasa, Winnetow/Fakultas Teknik (perwakilan dari Unri), Garuda Climbing Club, MMR (Universitas Muhammadiayah Riau (Umri), Suska Universitas Islam Negeri (UIN) Fasifik/Fisip, Satwa Sahara/Fekon, Jati /Fkip, Mapedallimahangtuah/fakultas Teknik (perwakilan UIR), dan juga diramaikan oleh anak-anak Pelatihan Daerah (Pelatda) Riau serta beberapa perwakilan Mapala dan club lainnya.
“Pertandingan berlangsung sengit hingga final. Sengaja kami buat seperti ini, dengan satu tujuan untuk memperkenalkan panjat tebing ke semua aspek umur”, ucapnya sebagaimana penuturan Besta Junandi salah satu panitia yang juga membuat jalur pertandingan. (***)
Vaya menjelaskan, club yang ikut competisi tersebut melibatkan, mulai dari club panjat tebing Mapala Sakai/Fisip, Sungkai/Faperta, Batara/Bahasa, Winnetow/Fakultas Teknik (perwakilan dari Unri), Garuda Climbing Club, MMR (Universitas Muhammadiayah Riau (Umri), Suska Universitas Islam Negeri (UIN) Fasifik/Fisip, Satwa Sahara/Fekon, Jati /Fkip, Mapedallimahangtuah/fakultas Teknik (perwakilan UIR), dan juga diramaikan oleh anak-anak Pelatihan Daerah (Pelatda) Riau serta beberapa perwakilan Mapala dan club lainnya.
“Pertandingan berlangsung sengit hingga final. Sengaja kami buat seperti ini, dengan satu tujuan untuk memperkenalkan panjat tebing ke semua aspek umur”, ucapnya sebagaimana penuturan Besta Junandi salah satu panitia yang juga membuat jalur pertandingan. (***)

Berita Lainnya
40.000 Hektare Kebun Kelapa di Inhil Sudah Dinikmati Masyarakat, Dari 100.000 Hektare?
Wardan Senang TP-PKK Kab Inhil Raih Juara I IVA Tes Tingkat Provinsi Riau
Bupati Inhil Buka Rapat Koordinasi Kampanye Imunisasi Campak Rubella
Naas! Siswa SMK Tewas Terjatuh saat Melompati Pagar Sekolah
Pemkab Inhil Akan Melakukan pelatihan Pengolahan Turunan Kelapa
Kampus UIR Ditunjuk Sebagai Universitas Pelaksana Pusat Karir Lanjutan Calon Tenaga Kerja
Ape Pasal! Satpol PP Meranti Angkut 6 Wanita Penghibur saat Masih Terlelap Tidur
Wakil Bupati H. Syamsuddin Uti hadiri Pengajian BKMT Tembilahan Hulu
Korupsi Proyek Pipa Transmisi di Tembilahan, Kejati Jebloskan 3 Tersangka ke Rutan Sialang Bungkuk
DAU Kelurahan Rp15 Miliar Bisa Digunakan Jika Sudah Terima SK
Sempat Jalani Perawatan di RS Swasta, Satu PDP di Pekanbaru Riau Meninggal Dunia
Kades Bakau Aceh Bantah Keras Terkait Berita Dirinya Miliki Ruko dan Tanah, Rudi Hartono: Semua Tuduhan Tak Berdasar dan Tidak Benar!