PILIHAN
Tak Dengar Kabar, Sanksi Kepala Daerah di Riau yang Terang-terangan Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf?
BUALBUAL.com, Bawaslu provinsi Riau belum dapat kabar dari Kemendari terkait tindak lanjut rekomendasi pihaknya yang meminta 11 kepala daerah di Riau diberi peringatan karena terang-terangan deklarasi mendukung Capres nomor urut 01, Joko Widodo.
Sikap kepala daerah tersebu dinilai salah karena melanggar Undang Undang tentang pemerintah daerah.
Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan, mengatakan, hingga kini pihaknya belum menerima laporan dari Kementerian dalam Negeri. "Hingga saat ini kita belum dapat kabar dari Kemendagri," kata Rusidi, Jumat (7/12/2018).
Meski demikian, Bawaslu hanya bisa menunggu apakah rekomendasi tersebut dilaksanakan Kemendagri atau tidak. "Kita tunggu saja, yang jelas kita sudah berikan rekomendasi, dan tugas kita sudah selesai," tukasnya.
Seperti diberitakan CAKAPLAH.com sebelumnya, Bawaslu Riau merekomendasikan 11 kepala daerah di Riau kepada Kemendagri untuk diberi sanksi teguran karena melanggar peraturan tentang pemerintah daerah. Rekomendasi itu sudah dikirimkan ke Kemendagri beberapa waktu yang lalu.
Sumber: cakaplah.com

Berita Lainnya
Presiden Jokowi Tunjuk Tjahjo Kumolo Sebagai Plt Menkumham
Reshuffle Terbaru! Presiden Prabowo Subianto Kukuhkan 6 Pejabat di Kabinet
Hintungan Versi Jokowi, 5.4.3...1. Tanpa Ada Nomor 2 Mengapa? Eggi Sudjana: Cermin Ketakutan Jokowi?
Amien Rais: Wong Sudah Hancur Lebur, Minta Prabowo Tak Perlu Serang Jokowi
Menteri Agama: Anak-anak dan Lansia Masih Dilarang Pergi ke Rumah Ibadah
Presiden Jokowi 'Bluder Besar' Sarankan Masyarakat tanam Jengkol atau Petai sebagai ganti kelapa sawit
Tertangkapnya Romi Oleh KPK, Dinilai Bakal Bikin TKN Jokowi-Ma'ruf Repot
TPS Gubri Syamsuar Nyoblos, Jokowi-Maruf Kalah Telak
Yerusalem 'ibu kota Israel': Presiden Jokowi dan para pemimpin dunia kutuk keputusan Trump
TKN Prabowo soal Reuni 212: Peresmian Tol Jokowi juga Termasuk Politis
Diklaim Hanya Kebetulan, SBY dan Jokowi Sama-sama ke Riau
Awal 2018 Jokowi Hadiahi Rakyat Indonesia, Dengan Beras Dan Garam Import