PILIHAN
Bawaslu Diturunkan 105 APK, PAN Terbanyak Melanggar
BUALBUAL.com, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Siak menurunkan sebanyak 105 Alat Peraga Kampanye (APK) pemilihan legislatif dan pemilihan Presiden 2019 yang melanggar aturan.
Berdasarkan rekapitulasi Bawaslu Siak per 10 Januari 2019, Partai Amanat Nasional (PAN) merupakan terbanyak melanggar aturan pemasangan APK dengan jumlah 60 item, disusul Partai Golkar 12 item, Nasdem dan Demokrat masing- masing 6 item, Gerindra dan PDIP 4 item, PPP 2 item, PKB, Hanura, PKS masing-masing 1 item. Sementara itu untuk DPD sebanyak 6 item dan capres/cawapres nomor urut 02 sebanyak 2 item.
"APK itu diturunkan karena memang menyalahi aturan," kata anggota Bawaslu Bidang Penindakan Pelanggaran, Ahmad Dardiri, kepada CAKAPLAH.COM, Rabu (16/1/2019).
Ia juga mengatakan, pemasangan APK tentunya harus mengikuti aturan sebagaimana tertuang dalam Peraturan KPU sehingga pesta demokrasi yang didambakan akan terwujud.
"Hingga saat ini terdapat 99 APK yang diturunkan karena di luar zona yang ditentukan, 1 terkait izin pemasangan, dan 5 itu dipasang di billboard" lanjutnya.
Ahmad Dadiri juga berharap kepada partai politik, calon legislatif, calon DPD, hingga tim pemenangan Capres dan cawapres pada pemilu 2019 ini mengikuti aturan terkait pemasangan APK.
Sumber: Cakaplah

Berita Lainnya
Habib Rizieq: Perwakilan KJRI Datang Setelah Pemeriksaan Selesai
Terkait Uzin Galian C Supkon,Pihak HKi 4B, Beri Penjelasan
11 Sekolah di Inhil Laksanakan OCDay
Diduga Penyalahgunaan 'Game Gelper' Marak di Kota Tembilahan
Koramil 06 Kateman, Turun Langsung Melakukan Monitoring Pilkades
Rektor Unilak Dorong Mulok Budaya Melayu Riau Masuk Kurikulum
Beginilah Kronologi Penusukan Menkopolhukam Wiranto
Posisi H. Maryanto Sebagai Ketua DPC PDI-P Inhil, Bakal di Ganti oleh Samino
Masa Orientasi Siswa (MOS) MAN 3 INHIL Resmi dibuka
Syamsuar-Edy akan Teladani Sifat Rasulullah dalam Membangun Riau 'Rangkul Semua Pihak'
Karna Keinginan Para Tokoh, Hj,Nurlia Menyatakan Siap Maju di Pilkada Inhil
Seorang Calon Kades di Majalengka yang Rebutan Tempat Duduk Wafat