PILIHAN
Calon Pendeta Cantik, Dibunuh Usai Diperkosa Di OKI, PGI Dorong UU PKS Disahkan
BUALBUAL.com, Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) mengecam tindak pemerkosaan dan pembunuhan terhadap calon pendeta asal Nias, Mlida Zidomi di Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan pada Selasa petang (26/3).
“Perbuatan tersebut merupakan tindakan keji dan tak beradab yang tak hanya menghilangkan nyawa korban, tetapi diduga melakukan tindakan kekerasan seksual yang menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban dan seluruh masyarakat,”"tutur Kepala Humas PGI Irman Iriana Simanjunt dalam siaran persnya.
PGI meminta polisi mengusut tuntas pembunuhan Mlida dan motifnya.
Menurut Irma Iriana, tindak penganiayaan, kekerasan seksual dan pembunuhan terhadap seorang calon pendeta tak bisa begitu saja dilihat sebagai kejadian biasa.
“Karena, hal ini bisa dimaknai sebagai sebentuk teror terhadap umat yang dilayaninya. Olehnya MPH-PGI mendesak Kapolri untuk memerintahkan jajarannya mengusut tuntas kasus ini,” tegasnya.
PGI juga menyampaikan duka cita mendalam dan berharap Tuhan memberikan ketabahan kepada keluarga korban.
"Kiranya Allah yang rahmani memberikan penghiburan bagi keluarga yang ditinggal,” ujarnya.
PGI juga meminta negara untuk memberikan perlindungan yang memadai terhadap perempuan dan kelompok rentan lainnya. Salah satunya melalui perundang-undangan.
“PGI meminta pemerintah dan parlemen segera mengesahkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual menjadi Undang-undang,” pungkasnya.
Sumber: RMOL.co

Berita Lainnya
Dewan: Jangan Banyak Cerita, Mundur Sajalah, Soal Kadiskes Salahkan Warga Soal Gizi Buruk
Masya Allah, Miliaran Uang Infak Masjid Raya Sumbar Raib, Dipakai Foya-Foya PNS Pemprov Sumbar
Pemimpin Mahasiswa dan Budaya Elitis
BualBualLucu : Bom dan Sersan
Warga RT 04 Rimbasekampung Bengkalis Semprot Disinfektan 'Cegah Covid-19'
Sepuluh Gaya gadis berhijab ini berprofesi jadi sopir truk kontainer
Sejumlah Titik Api di Pelalawan, FERT RAPP Bantu Padamkan Karhutla
Mendikbud Keluarkan SE, Pelaksanaan Ujian Nasional Tahun 2020 Dibatalkan, Kenaikan Kelas Tanpa UAS
Jalani Sidang, Zul Zivilia Request Bertemu Anak Bungsu
Tahun Ini, Kemendikbud Usulkan 100.000 Guru Honorer Jadi PNS
27 Jamaah Salat Jumat di Masjid Afghanistan Tewas Dibom